Soal Laut China Selatan, Australia Siap Perkuat Aliansi

Rabu, 02 September 2015 - 21:46 WIB
Soal Laut China Selatan,...
Soal Laut China Selatan, Australia Siap Perkuat Aliansi
A A A
CANBERRA - Menteri Pertahanan Australia, Kevin Andrews menyatakan, ketegangan di Laut China Selatan berpotensi mengancam kepentingan Australia. Karenanya, ia akan meningkatkan aliansi dengan Amerika Serikat (AS) untuk tahun-tahun mendatang.

Langkah ini sekaligus untuk mengurangi ketidakstabilan yang dipicu oleh sikap yang ditunjukkan oleh China dan sejumlah negara Asia Pasifik lainnya.

"Persaingan dalam mengklaim wilayah dan sumber daya alam di Laut China Selatan akan terus menjadi sumber ketegangan di kawasan itu, ujar Andrews seperti dikutip dari laman International Business Times, Rabu (2/9/2015).

"Dikombinasikan dengan pertumbuhan kemampuan militer, dengan latar belakang seperti ini berpotensi untuk mengguncang wilayah tersebut dan mengancam kepentingan Australia," tambahnya.

Australia saat ini sedang mencoba untuk mengembangkan hubungan strategis dengan Jepang dan AS tanpa mengisolasi mitra dagang terbesarnya, China.

Namun, China terus melakukan upaya reklamasi besar-besaran di perairan Laut China Selatan. Hal ini memicu reaksi dari sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara. Negara-negara ini sama-sama mengklaim sebagai pemilik dari jalur pelayaran yang paling strategis di dunia ini.

"Tapi pertumbuhan di wilayah ini akan merata dan kompetitif untuk mengerahkan pengaruhyang bisa menghasilkan instabilitas," kata Andrews.

Untuk diketahui Taiwan, Brunei, Vietnam, dan Filipina saling mempunyai kepentingan dan klaim atas laut tersebut. Pasalnya, aliran dana sebesar USD 5 triliun mengalir setiap tahun dari bisnis perdagangan dan pengiriman.

Australia sendiri setiap tahunnya memperbolehkan 2.500 marinir AS untuk melakukan kunjungan ke Darwin. Hal ini dilakukan untuk memperkuat hubungan ke dua negara. Selain itu, setiap bulan Juli, negara ini mengadakan latihan perang dengan melibatkan sekitar 30.000 personil.

"Hubungan strategis dengan AS sangat penting untuk mencapai rencana pemerintah," kata Andrews.
(esn)
Berita Terkait
Gentayangan di LCS,...
Gentayangan di LCS, China Sebut Pesawat Intai Australia Ancam Kedaulatan
2 Negara Tetangga Indonesia...
2 Negara Tetangga Indonesia Ini Berani Menggertak China
Pilot Australia Ditawari...
Pilot Australia Ditawari Bantuan Psikologis setelah Cegat Jet Tempur China
Dukung AS, Australia...
Dukung AS, Australia Tolak Klaim China atas Laut China Selatan
China: Ikut Campur Laut...
China: Ikut Campur Laut China Selatan, Australia bak Naik Kapal Bocor AS
AS, Jepang, Australia,...
AS, Jepang, Australia, dan Filipina Gelar Latihan Perang di Laut China Selatan
Berita Terkini
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
2 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
3 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
4 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
4 jam yang lalu
Partai Janta Kecoa Jadi...
Partai Janta Kecoa Jadi Inspirasi bagi Gen Z di Seluruh Dunia
5 jam yang lalu
Infografis
3 Kapal Perusak Tipe...
3 Kapal Perusak Tipe 055 China Berlatih di Berbagai Wilayah Laut
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved