China: Ikut Campur Laut China Selatan, Australia bak Naik Kapal Bocor AS

Senin, 27 Juli 2020 - 16:01 WIB
loading...
China: Ikut Campur Laut...
Kapal induk China dikawal dengan beberapa kapal perang dan jet-jet tempur bermanuver di Laut China Selatan 12 April 2018. Foto/REUTERS/Stringer
A A A
BEIJING - China telah mengirimkan pesan langsung sebagai tanggapan terhadap Australia yang menyatakan klaim Beijing di Laut China Selatan adalah ilegal. Beijing menuduh Canberra secara sembrono melakukan provokasi dan secara membabi buta mengikuti Amerika Serikat (AS).

Pemerintah Australia secara resmi menolak klaim maritim China di Laut China Selatan dalam sebuah surat yang dikirim kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Melalui media corong pemerintah; The Global Times, Beijingmenanggapi Canberra dengan sebuah artikel berjudul; "Australia dengan tidak bijaksana menaiki kapal bocor AS karena ikut campur di Laut China Selatan".

Artikel itu menyatakan sanksi atas ekspor daging sapi dan anggur Australia dijamin akan diberlakukan dan memperingatkan diplomasi yang rusak antara kedua negara tidak dapat diselamatkan. (Baca: Dukung AS, Australia Tolak Klaim China atas Laut China Selatan )

"Hubungan antara China dan Australia sekarang telah memburuk ke titik yang sangat buruk dan peluang untuk perputarannya tipis dalam waktu dekat," bunyi artikel media pemerintah itu yang ditulis oleh profesor Guangdong Research Institute, Zhou Fangyin, Senin (27/7/2020).

“Salah satu alasan utama adalah bahwa kebijakan Australia tidak memiliki independensi dan pilihannya saat ini adalah untuk mengikuti jejak AS," lanjut artikel tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 2.300 Orang, Penyintas Krisis Makanan
Trump Tuduh China Ingin...
Trump Tuduh China Ingin Kuasai Terusan Panama: Tak Akan Terjadi!
Rekomendasi
Profil Saleem Khader...
Profil Saleem Khader Al-Ashqar, Kiper Palestina yang Tewas dalam Serangan Israel di Gaza
Bulan Juni 2026, Ilmuwan...
Bulan Juni 2026, Ilmuwan Sebut Air Laut Mulai Mendidih
Nekat Melenceng dari...
Nekat Melenceng dari Jalur Bakal Disikat! Iran Ultimatum Keras soal Selat Hormuz
Berita Terkini
PBB Perkirakan Pembersihan...
PBB Perkirakan Pembersihan Puing-puing Gaza Perlu Waktu Lebih dari 140 Tahun
Iran Tegaskan Inspektur...
Iran Tegaskan Inspektur IAEA Tak akan Diberi Akses Apa pun ke Lokasi Nuklir yang Dibom
Pemerintah Suriah Terbuka...
Pemerintah Suriah Terbuka untuk Bertemu Hizbullah
PM Pakistan Sharif akan...
PM Pakistan Sharif akan Hadiri Pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei
CIA akan Rilis Berkas...
CIA akan Rilis Berkas Baru Program Pengendalian Pikiran Terkait Nazi
Israel Ngotot Tempatkan...
Israel Ngotot Tempatkan Pasukannya di Lebanon, Suriah, dan Gaza Tanpa Batas Waktu
Infografis
Tegang, Jet Tempur China...
Tegang, Jet Tempur China Kejar Pesawat AS Dekat Kapal Induk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved