Australia Pertimbangkan Permintaan AS Perangi ISIS

Jum'at, 21 Agustus 2015 - 17:13 WIB
Australia Pertimbangkan...
Australia Pertimbangkan Permintaan AS Perangi ISIS
A A A
SYDNEY - Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, saat ini sedang mempertimbangkan permintaan Amerika Serikat (AS) untuk bergabung dengan koalisi internasional memerangi ISIS di Suriah.

"Meskipun ada proses yang harus kita lewati dan bukan keputusan yang mudah. Kita harus hati-hati untuk mempertimbangkan hal ini," kata Abbott kepada wartawan di ibukota Australia, Canberra, dikutip dari Reuters, Jumat (21/8/2015).

"Saya ingin mengetahui secara pasti, jika konsolidasi kelompok teroris di Suriah dan Irak akan menjadi ancaman bagi dunia," tambahnya.

Angkatan Udara Australia atau RAAF telah terlibat dalam serangkaian serangan udara di Irak dengan sasaran kelompok yang sama. Namun, dalam perang di Suriah, Australia diminta ikut menyokong AS dan sekutunya serta mengumpulkan data intelijen.

Sebelumnya, AS telah melayangkan permintaan resmi kepada Australia untuk ikut bergabung koalisi internasional guna memerangi ISIS. Permintaan itu dikirimkan ke Kedutaan Besar Australia yang ada di Washington Kamis kemarin.
(esn)
Berita Terkait
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Militer Indonesia, Australia,...
Militer Indonesia, Australia, dan Amerika Serikat Latihan Bersama
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Mengapa AS dan Aliansinya...
Mengapa AS dan Aliansinya Gagal Membendung Kebangkitan ISIS di Timur Tengah?
Australia Akan Beli...
Australia Akan Beli 5 Kapal Selam Nuklir Amerika Serikat
Berita Terkini
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
22 menit yang lalu
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
1 jam yang lalu
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
1 jam yang lalu
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
2 jam yang lalu
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
2 jam yang lalu
Putri Bha Meninggal,...
Putri Bha Meninggal, Calon Pewaris Raja Vajiralongkorn Berharta Rp770 Triliun Makin Misterius
4 jam yang lalu
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved