Laporan Iran Soal Parchin Buat IAEA Puas

Kamis, 20 Agustus 2015 - 22:36 WIB
Laporan Iran Soal Parchin...
Laporan Iran Soal Parchin Buat IAEA Puas
A A A
TEHERAN - Lembaga Atom Internasional, IAEA, mengaku puas setelah Iran memberikan akses masuk ke situs militer Parchin, yang diduga digunakan untuk menguji coba bom atom.

IAEA menyatakan, Iran telah menepati janjinya untuk memberikan akses kepada IAEA untuk mengunjungi Parchin. Apa yang dilakukan oleh Iran sesuai dengan kesepakatan nuklir intenasional yang telah ditandatangani pada 14 Juli lalu di Wina, Austria, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (20/8/2015).

Berdasarkan data yang diterima oleh IAEA dari beberapa negara, Parchin diduga digunakan Iran sebagai lokasi tes hidrodinamik untuk mengetahui reaksi dari sejumlah bahan tertentu terhadap tekanan tinggi, seperti di dalam ledakan nuklir.

Menyunting laporan Associated Press yang belum dikonfirmasi yang mengutip rancangan dokumen, IAEA tidak akan mengirimkan utusannya ke Parchin namun akan mendapatkan data dari Iran langsung dari lokasi.

Ditanya apakah Iran diizinkan melakukan inspeksi secara mandiri, hal ini menyangkut kekhawatiran sejumlah pihak mengenai aktifitas Parchin di masa lalu, IAEA mengatakan hal itu sudah sesuai dengan kesepakatan terkait kerahasiaan informasi milik Teheran.

"Pengaturan yang terpisah dari roadmap telah sesuai dengan praktek verifikasi yang dilakukan oleh IAEA dan mereka telah memenuhi syarat," ujar juru bicara IAEA, Serge Gas.

Berdasarakan roadmap yang telah disepakati, Iran diharuskan memberikan informasi yang cukup kepada IAEA mengenai program nuklir mereka untuk memungkinkan pengawasan dan memudahkan IAEA dalam membuat laporan pada akhir tahun ini.

Iran sendiri sebelumnya selalu menolak penyelidikan yang dilakukan IAEA terhadap proyek nuklirnya. Iran bersikukuh jika proyek nuklirnya tidak ada kaitan dengan kepentingan militer.

IAEA sendiri telah berulang kali membutuhkan data terbaru mengenai aktifitas di situs militer Parchin.
"Badan ini harus bisa menjaga kesepakatan itu berjalan dengan benar, dan itu berlaku untuk semua negara," ujar seorang diplomat di Wina.

"Kami memiliki keyakinan bahwa badan tersebut dapat melaksanakan pekerjaannya secara efektif meskipun kita tahu masih berlangsung diskusi agar roadmap bisa berjalan sebagaimana mestinya," pungkasnya.
(esn)
Berita Terkait
Berbicara di New York,...
Berbicara di New York, Ebrahim Raisi Persilakan PBB Cek Nuklir Iran
Menlu Iran: Beberapa...
Menlu Iran: Beberapa Kesepakatan Dicapai dalam Perundingan dengan Arab Saudi
Perundingan Nuklir Iran...
Perundingan Nuklir Iran dengan AS di Roma Berjalan Konstruktif
Iran Umumkan Perundingan...
Iran Umumkan Perundingan Nuklir dengan Rusia dan China
Arab Saudi Tekan Iran...
Arab Saudi Tekan Iran Terlibat dalam Perundingan Nuklir Wina
Trump Kirim Surat Permintaan...
Trump Kirim Surat Permintaan Perundingan Nuklir, Iran Tolak Mentah-mentah
Berita Terkini
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
40 menit yang lalu
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
1 jam yang lalu
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
2 jam yang lalu
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
3 jam yang lalu
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
4 jam yang lalu
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
5 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved