Bom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Orang di Nigeria
Minggu, 16 Agustus 2015 - 17:11 WIB
Bom Bunuh Diri Tewaskan Tiga Orang di Nigeria
A
A
A
MAIDUGURI - Seorang pelaku bom bunuh diri meledakan dirinya di dekat sebuah pasar di bagian timur laut Borno, Nigeria, dan menewaskan sedikitnya tiga orang. Hingga saat ini, belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab atas serangan yang kerap dilakukan oleh Boko Haram.
Boko Haram adalah kelompok yang telah memberontak selama enam tahun terhadap pemerintahan Nigeria. Salah seorang saksi mata mengatakan, bahwa ledakan tersebut merusak dua kendaraan patroli dan menyatakan empat mayat telah dikirim ke rumah sakit.
Namun menurut keterangan pihak kepolisian, jumlah korban tewas adalah tiga orang. "Tiga orang, termasuk pelaku bom bunuh diri tewas di tempat. Mayat dan korban luka dievakuasi ke rumah sakit umum," ujar Komisaris Polisi Borno, Aderemi Opadokun, yang mendatangi lokasi kejadian seperti dilansir Reuters, Minggu (16/8/2015).
Opadakun mengungkapkan, serangan bom itu terjadi pada Sabtu pagi di Desa Ramirgo dan korban dibawa ke rumah sakit umum kota Askira atau Uba di negara bagian Borno, sekitar 250 km (160 mil) sebelah selatan Maiduguri, ibukota Borno dan merupakan pusat dari pemberontakan.
Sementara Juru Bicara pihak militer, Sani Kukashska Usman menyatakan telah terjadi ledakan dan sang pelaku bom bunuh diri menargetkan untuk menyerang pasar. Menurut Usman, pelaku sempat ditangkap oleh milisi setempat, namun kemudian ia meledakan dirinya saat diinterogasi. Pelaku pun tewas, dan milisi sipil yang terluka dibawa ke rumah sakit.
Boko Haram adalah kelompok yang telah memberontak selama enam tahun terhadap pemerintahan Nigeria. Salah seorang saksi mata mengatakan, bahwa ledakan tersebut merusak dua kendaraan patroli dan menyatakan empat mayat telah dikirim ke rumah sakit.
Namun menurut keterangan pihak kepolisian, jumlah korban tewas adalah tiga orang. "Tiga orang, termasuk pelaku bom bunuh diri tewas di tempat. Mayat dan korban luka dievakuasi ke rumah sakit umum," ujar Komisaris Polisi Borno, Aderemi Opadokun, yang mendatangi lokasi kejadian seperti dilansir Reuters, Minggu (16/8/2015).
Opadakun mengungkapkan, serangan bom itu terjadi pada Sabtu pagi di Desa Ramirgo dan korban dibawa ke rumah sakit umum kota Askira atau Uba di negara bagian Borno, sekitar 250 km (160 mil) sebelah selatan Maiduguri, ibukota Borno dan merupakan pusat dari pemberontakan.
Sementara Juru Bicara pihak militer, Sani Kukashska Usman menyatakan telah terjadi ledakan dan sang pelaku bom bunuh diri menargetkan untuk menyerang pasar. Menurut Usman, pelaku sempat ditangkap oleh milisi setempat, namun kemudian ia meledakan dirinya saat diinterogasi. Pelaku pun tewas, dan milisi sipil yang terluka dibawa ke rumah sakit.
(esn)