Lagi, Bom Mobil Guncang Baghdad
Minggu, 16 Agustus 2015 - 16:42 WIB
Lagi, Bom Mobil Guncang Baghdad
A
A
A
BAGHDAD - Sebuah bom mobil meledak di utara Baghdad yang mayoritas didiami oleh kaum Syiah. Bom meledak di sebuah pasar tempat jual beli kendaraan. Akibatnya, 11 orang tewas dan sedikitnya 68 orang lainnya mengalami luka-luka.
Ledakan bom mobil di wilayah Sadr itu terjadi selang dua hari pasca ledakan bom yang dipasang di sebuah truk kayu mengguncang sebuah pasar di distrik yang sama dan menewaskan 45 orang.
Menurut situs intelijen yang memantau kelompok radikal milik Amerika Serikat, SITE, aksi itu didalangi oleh ISIS. Seperti dikutip dari AFP, Minggu (16/8/2015). SITE menyatakan, kelompok yang dipimpin oleh Abu Bakar al-Baghdadi itu menargetkan tentara, polisi, dan kelompok Syiah sebagai sasaran mereka.
Saat ini, frekuensi serangan bom di Baghdad cenderung menurun sejak ISIS begitu ofensif melakukan serangan, walaupun masih tetap saja ada ledakan bom di kota tersebut dalam beberapa bulan terakhir. ISIS kerap menargetkan kelompok Syiah, karena dianggap sesat sehingga memicu ketegangan sektarian di Irak. Mereka sering menyerang daerah seperti pasar dan kafe dimana banyak orang berkumpul.
Kelompok ekstrimis ini menyerang Irak pada bulan Juni 2014 dan juga menguasai sejumlah wilayah di negara tetangganya, Suriah. Sebelum bertindak ofensif, kelompok ini kerap melakukan pemboman dengan target warga sipil di Irak dan menjadi ancaman berbahaya karena menewaskan ratusan orang per bulan.
Kelompok jihadis Irak sendiri, meski kerap melakukan perlawanan, namun belum bisa menguasai sejumlah wilayah di barat Irak sepenuhnya.
Ledakan bom mobil di wilayah Sadr itu terjadi selang dua hari pasca ledakan bom yang dipasang di sebuah truk kayu mengguncang sebuah pasar di distrik yang sama dan menewaskan 45 orang.
Menurut situs intelijen yang memantau kelompok radikal milik Amerika Serikat, SITE, aksi itu didalangi oleh ISIS. Seperti dikutip dari AFP, Minggu (16/8/2015). SITE menyatakan, kelompok yang dipimpin oleh Abu Bakar al-Baghdadi itu menargetkan tentara, polisi, dan kelompok Syiah sebagai sasaran mereka.
Saat ini, frekuensi serangan bom di Baghdad cenderung menurun sejak ISIS begitu ofensif melakukan serangan, walaupun masih tetap saja ada ledakan bom di kota tersebut dalam beberapa bulan terakhir. ISIS kerap menargetkan kelompok Syiah, karena dianggap sesat sehingga memicu ketegangan sektarian di Irak. Mereka sering menyerang daerah seperti pasar dan kafe dimana banyak orang berkumpul.
Kelompok ekstrimis ini menyerang Irak pada bulan Juni 2014 dan juga menguasai sejumlah wilayah di negara tetangganya, Suriah. Sebelum bertindak ofensif, kelompok ini kerap melakukan pemboman dengan target warga sipil di Irak dan menjadi ancaman berbahaya karena menewaskan ratusan orang per bulan.
Kelompok jihadis Irak sendiri, meski kerap melakukan perlawanan, namun belum bisa menguasai sejumlah wilayah di barat Irak sepenuhnya.
(esn)