Sindir Jepang, Korut Ubah Zona Waktu

Jum'at, 07 Agustus 2015 - 21:34 WIB
Sindir Jepang, Korut...
Sindir Jepang, Korut Ubah Zona Waktu
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) kembali menelurkan kebijakan kontroversial. Sebagai tanda pembebasan negara itu dari penjajahan Jepang di akhir Perang Dunia II, Korut akan mengubah zona waktunya 30 menit lebih lambat. Kebijakan ini diambil bertepatan dengan peringatan 70 tahun jatuhnya bom atom di Hiroshima.

Saat ini Korut berada dalam zona waktu yang sama dengan Jepang dan Korea Selatan, yaitu sembilan jam lebih awal atau +9 dari GMT. Namun pada peringatan 70 tahun jatuhnya bom atom di Hiroshima yang jatuh pada 15 Agustus, negara komunis itu akan melambatkan 30 menit seluruh wilayahnya.

"Imperialis Jepang telah melakukan kejahatan yang tidak dapat diampuni, karena telah merampas Korea. Bahkan, tanpa ampun telah merampas standar waktu Korea dan telah menginjak-injak sejarah panjang budaya yang telah hidup selama 5.000 tahun serta pernah berniat menghilangkan Korut," begitu laporan kantor berita Korut, KCNA, seperti dikutip dari CNN, Jumat (7/8/2015).

Mengutip pernyataan seorang pejabat, KCNA menyatakan, perubahan zona waktu menjadi apa yang disebut "Waktu PyongYang" itu merupakan bukti kuatnya tekad dan kehendak para pejabat negara itu untuk merayakan ulang tahun ke-70 pembebasan Korea.

Menanggapi hal itu, Korsel mengatakan langkah tersebut dapat menyebabkan masalah jangka pendek, terutama di pusat industri Kaesong yang dijalankan bersama-sama oleh duo Korea.

"Dan dalam jangka panjang mungkin ada beberapa dampak bagi upaya untuk menyatukan standar dan mengikis perbedaan diantara kedua belah pihak," ucap pejabat Kementerian Unifikasi Korea, Jeong Joon-Hee seperti dikutip dari BBC.
(esn)
Berita Terkait
Tambah Mesra di Tengah...
Tambah Mesra di Tengah Ancaman Korut, PM Jepang Sambangi Seoul
Korea Utara Luncurkan...
Korea Utara Luncurkan Satelit Pengintai Militer, Jepang Ancam Tembak Jatuh
Rusia-Korea Utara Mesra,...
Rusia-Korea Utara Mesra, AS, Korea Selatan, Jepang Waswas
Khawatir Ancaman China...
Khawatir Ancaman China dan Korut, Jepang Beri Tambahan Anggaran untuk Militer
Korea Utara Tembakkan...
Korea Utara Tembakkan Rudal Melintasi Jepang, WNI Diminta Tetap Tenang
Negara-Negara yang Membenci...
Negara-Negara yang Membenci Korea Utara
Berita Terkini
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
38 menit yang lalu
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
1 jam yang lalu
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
2 jam yang lalu
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
10 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
11 jam yang lalu
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
12 jam yang lalu
Infografis
4.155 Peserta Lolos...
4.155 Peserta Lolos PPPK Paruh Waktu Kemenag, Ini Langkah Selanjutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved