Hina Kerajaan di Facebook, Pria Thailand Dibui 30 Tahun

Jum'at, 07 Agustus 2015 - 17:36 WIB
Hina Kerajaan di Facebook,...
Hina Kerajaan di Facebook, Pria Thailand Dibui 30 Tahun
A A A
BANGKOK - Seorang pria Thailand, Pongsak Sriboonpeng, 48, pada Jumat (7/8/2015) dijatuhi hukuman penjara atau bui selama 30 tahun atas tuduhan menghina Kerajaan Thailand di Facebook. Pengacaranya menilai hukuman itu memecahkan rekor dari kejamnya hukum junta militer Thailand.

Raja Thailand Bhumibol Adulyadej, 87, dilindungi oleh salah satu peraturan ketat kerajaan yang melindungi nama baik raja, ratu, pewaris takhta maupun bangsawan lain dari Kerajaan Thailand. Dalam peraturan itu, setiap orang yang mencemarkan nama baik bangsawan kerajaan diancam dengan hukuman 15 tahun penjara untuk setiap satu materi hinaan .

Namun, Pengadilan Militer di Bangkok hari ini menyatakan bahwa Pongsak Sriboonpeng, bersalah karena mem-posting pesan dan gambar yang memfitnah kerajaan. Ada enam posting-an di akun situs jejaring sosial milik pria itu.

Dia dijatuhi hukuman 10 tahun untuk setiap materi hinaan yang dia unggah di Facebook. Dengan demikian, dia sejatinya dihukum 60 tahun penjara karena ada enam materi yang dia unggah. Tapi, menurut pengacaranya, Sasinan Thamthinan, hukuman 60 tahun penjara itu dikurangi separuhnya setelah dia mengaku bersalah.

”Ini memecahkan rekor,” katanya mengacu pada hukuman yang berat, seperti dikutip AFP. Menurut Sasinan, kliennya ditangkap saat Thailand berstatus darurat militer. Parahnya, kliennya itu tidak memiliki hak untuk mengajukan banding atas hukuman yang dijatuhkan pengadilan militer.

Menurut Ilaw, sebuah kelompok hak asasi manusia lokal yang memantau kasus tersebut, hanya ada dua tuntutan yang sedang berlangsung untuk pencemaran nama baik terhadap kerajaan sebelum terjadi kudeta militer. Namun, setelah ada kudeta, jumlah kasus itu melonjak menjadi 56.

Menurut kelompok itu, hukum militer telah digunakan sebagai senjata untuk melawan musuh-musuh elite politik bangsawan dan sekutu militer Thailand. Target dari hukum itu adalah para penentang kudeta militer.
(mas)
Berita Terkait
Siapa Sirikit? Ibu Suri...
Siapa Sirikit? Ibu Suri Thailand yang Bergaya Hidup Glamor dan Dipuja Rakyatnya
Bagaimana Thailand Menjadi...
Bagaimana Thailand Menjadi Negara Sakit di Asia?
Pendukung Raja Thailand...
Pendukung Raja Thailand Tolak Reformasi Konstitusi
Experience Thailand...
Experience Thailand 2026 Jadi Ajang Promosi Produk Thailand di Tengah Ketatnya Pasar Impor Indonesia
Bentrok Terparah Pecah...
Bentrok Terparah Pecah di Thailand, Lebih dari 41 Demonstran Terluka
Lagu Mother of the Land...
Lagu Mother of the Land dan The Delicate Hand Didedikasikan untuk Mendiang Ratu Sirikit
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
28 menit yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
1 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
1 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
2 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
3 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved