Untuk Iran, Rusia Percanggih Rudal S-300

Jum'at, 31 Juli 2015 - 16:11 WIB
Untuk Iran, Rusia Percanggih...
Untuk Iran, Rusia Percanggih Rudal S-300
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia mengatakan saat ini pihaknya tengah menambah komponen untuk mempercanggih sistem pertahanan udara S-300 yang akan dikirimkan ke Iran. Sistem pertahanan ini sejatinya salah satu sistem pertahanan udara paling yang ada saat ini.

"Sistem pertahanan ini telah sebagian diperbarui, beberapa elemen yang terpisah masih sedang diperbarui," kata penasihat Presiden Rusia Vladimir Putin, Vladimir Kozhin dalam sebuah pernyataan.

"Ini akan menjadi sistem pertahanan S-300 yang sangat komplek, seperti yang ingin diterima oleh Iran," sambung penasihat Putin bidang militer itu, seperti dilansir Bussiness Insiden pada Jumat (31/7/2015).

Penjualan rudal S-300 oleh Rusia kepada Iran sebenarnya merupakan kontrak jual beli senjata yang sudah disepakati kedua negara di masa lalu. Namun, penjualan itu dibekukan pada tahun 2010 oleh Dmitri Medvedev, Presiden Rusia kala itu.

Pembekuan kontrak itu dilakukan Rusia setelah ada tekanan dari masyarakat internasional yang ramai-ramai menjatuhkan sanksi pada Iran atas program nuklir kontroversialnya.

Namun, pada bulan April 2015 lalu Putin memutuskan mencabut embargo pengiriman rudal S-300 pada Iran. Rusia kini bisa leluasa menjual sistem pertahanan udara itu setelah kesepakatan nuklir antara Iran dan enam kekuatan dunia, termasuk Rusia telah rampung.
(esn)
Berita Terkait
Darurat! Mojtaba Khamenei...
Darurat! Mojtaba Khamenei Diduga Dilarikan ke Rusia, Kondisi Kesehatan Kritis
Drone Kamikaze Buatan...
Drone Kamikaze Buatan Iran Hantam Bangunan Tempat Tinggal Warga di Kota Kiev
Pakta Keamanan Rusia...
Pakta Keamanan Rusia dan Iran Akan Guncang Timur Tengah, Berikut 4 Alasannya
Presiden Raisi: Hubungan...
Presiden Raisi: Hubungan Iran dan Rusia Dapat Melawan Sanksi AS
Akankah Rusia Membela...
Akankah Rusia Membela Iran jika AS Melakukan Invasi?
Rusia: Embargo Senjata...
Rusia: Embargo Senjata Terhadap Iran Tidak Terkait Kesepakatan Nuklir
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
10 menit yang lalu
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
49 menit yang lalu
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
1 jam yang lalu
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
1 jam yang lalu
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
2 jam yang lalu
Negara NATO Ini Bakal...
Negara NATO Ini Bakal Melarang Kumandang Azan
2 jam yang lalu
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved