Kisruh, AS Sebut Pemilu Burundi Sangat Cacat

Sabtu, 25 Juli 2015 - 15:14 WIB
Kisruh, AS Sebut Pemilu...
Kisruh, AS Sebut Pemilu Burundi Sangat Cacat
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyoroti kekisruhan Pemilu yang berlangsung di Burundi pada pekan ini. Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, menyebut Pemilu Burundi sangat cacat.

John Kerry mendesa Presiden Pierre Nkurunziza yang mengklaim memenangkan Pemilu untuk berdialog dengan kubu oposisi yang memboikot Pemilu.

Oposisi menuduh kubu Nkurunziza melanggar konstitusi selama lima tahun memimpin pemerintahan sehingga seharunya tidak bisa ikut Pemilu. Sedangkan Komisi Pemilu Burundi menyatakan bahwa berdasarkan putusan pengadilan, Nkurunziza bisa ikut Pemilu dan kini telah meraih 73 persen suara.

Presiden Nkurunziza tampil lagi dalam Pemilu terbaru di Burundi sejak negara itu dilanda perang saudara. Puluhan orang tewas dalam protes dan aksi kekerasan dalam beberapa pekan terakhir. Sedangkan 170 ribu orang telah melarikan diri ke kamp-kamp di negara-negara tetangga Burundi.

”Sangat penting bahwa Pemerintah Burundi untuk terlibat dalam dialog serius dengan kubu oposisi dan pemimpin masyarakat sipil untuk mencapai konsensus dalam perjalanan ke depan,” kata Kerry dalam sebuah pernyataan yang diansir Reuters, Sabtu (25/7/2015). ”Pemilu itu ’sangat cacat’,” lanjut pernyataan Kerry yang menyerukan Pemilu ulang.

Sementara itu, partai berkuasa di Burundi, CNDD-FDD, mengecam balik kritik AS. Ketua Partai, Pascal Nyabenda, menilai pernyataan pejabat AS tersebut “negatif”.”Yang menyiratkan bahwa orang-orang Burundi tidak bisa memerintah sendiri,” ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Iran Peringatkan Serangan...
Iran Peringatkan Serangan AS Berisiko Seret Timur Tengah Kembali ke Konflik
30 menit yang lalu
Selain Azerbaijan, Israel...
Selain Azerbaijan, Israel Kirim Pasukan ke UEA, Irak dan Somaliland selama Perang Iran
2 jam yang lalu
Meski Sekutu Sejati,...
Meski Sekutu Sejati, Mengapa Pentagon Tingkatkan Ancaman Mata-mata Israel ke Tingkat Tertinggi?
3 jam yang lalu
3 Fakta Bantahan Azerbaijan...
3 Fakta Bantahan Azerbaijan Terkait Wilayahnya Digunakan Israel dalam Perang Iran
5 jam yang lalu
3 Fakta Penembakan Bayi...
3 Fakta Penembakan Bayi Palestina Berusia 7 Bulan oleh Tentara Israel
9 jam yang lalu
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
10 jam yang lalu
Infografis
True Promise 4 Mengamuk!...
True Promise 4 Mengamuk! Pangkalan Militer AS di Timur Tengah Jadi Rongsokan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved