Wanita Kulit Hitam AS Tewas Tergantung di Penjara Polisi
Rabu, 22 Juli 2015 - 16:21 WIB
Wanita Kulit Hitam AS Tewas Tergantung di Penjara Polisi
A
A
A
TEXAS - Sandra Bland, 28, wanita kulit hitam asal Chicago, Amerika Serikat (AS) tewas dengan kondisi tergantung di sebuah penjara polisi. Sandra dijebloskan ke penjara setelah sebelumnya bertengkar dengan polisi di jalan ketika dia melanggar aturan lalu lintas.
Polisi menyatakan Sandra tewas di penjara karena bunuh diri pada 13 Juli 2015 atau tiga hari setelah ditangkap. Namun, keluarganya tidak percaya jika wanita itu tewas karena bunuh diri.
Kematian Sandra di penjara jadi sorotan publik dan memicu investigasi. Departemen Keamanan Publik di Texas pada Selasa (22/7/2015)merilis video pertengkaran Sandra dengan petugas polisi yang menangkapanya di jalan karena pelanggaran lalu lintas.
Dalam video itu tampak bahwa Sandra pada 10 Juli 2015 meminggirkan mobil yang dia kemudikan di Prairie View, Texas. Hal itu atas perintah polisi, setelah Sandra melanggar jalur lalu lintas.
Menurut video berdurasi 52 menit, petugas polisi bernama Brian Encinia, mendekati mobil Sandra dan melontarkan sejumlah pertanyaan. Tapi, Sandra kesal karena dia dihentikan oleh polisi hanya karena masalah kecil.
Brian juga meminta Sandra memadamkan api rokoknya. Tapi, wanita itu menolak dengan dalih dia memiliki hak untuk merokok di mobilnya sendiri. Brian mulai kesal dan mencoba memaksa Sandra untuk keluar dari mobilnya. Brian lantas membidikkan senjata kejut Taser dan berteriak;”Saya akan menyalakannya untuk Anda.”
Sandra telah meminta sedikitnya 10 kali kepada polisi untuk memberikan alasan mengapa dia ditangkap dan untuk jenis pelanggaran apa sehingga dia harus ditangkap.“Saya tidak bisa menunggu sampai kita pergi ke pengadilan,” jawab polisi tersebut, seperti dikutip Reuters.
Setelah dijebloskan ke penjara, Sandara baru diberi tahu bahwa dia ditahan atas tuduhan menyerang seorang petugas polisi. Tiga hari setelah ditangkap, Sandra ditemukan tewas tergantung dengan kantong plastic melilit di lehernya.
Jaksa Waller County, Texas, Elton Mathis, mengatakan bahwa penyelidikan terhadap kematian Sandra dilakukan karena hal itu dianggap sebagai pembunuhan. Sedangkan pihak kepolisian setempat menyatakan polisi bernama Brian tersebut dianggap melanggar protokol dalam penangkapan Sandra.
Kematian wanita kulit hitam itu memicu demonstrasi di luar penjara. Kasus ini dikhawatirkan akan kembali memicu konflik rasial di AS.
Polisi menyatakan Sandra tewas di penjara karena bunuh diri pada 13 Juli 2015 atau tiga hari setelah ditangkap. Namun, keluarganya tidak percaya jika wanita itu tewas karena bunuh diri.
Kematian Sandra di penjara jadi sorotan publik dan memicu investigasi. Departemen Keamanan Publik di Texas pada Selasa (22/7/2015)merilis video pertengkaran Sandra dengan petugas polisi yang menangkapanya di jalan karena pelanggaran lalu lintas.
Dalam video itu tampak bahwa Sandra pada 10 Juli 2015 meminggirkan mobil yang dia kemudikan di Prairie View, Texas. Hal itu atas perintah polisi, setelah Sandra melanggar jalur lalu lintas.
Menurut video berdurasi 52 menit, petugas polisi bernama Brian Encinia, mendekati mobil Sandra dan melontarkan sejumlah pertanyaan. Tapi, Sandra kesal karena dia dihentikan oleh polisi hanya karena masalah kecil.
Brian juga meminta Sandra memadamkan api rokoknya. Tapi, wanita itu menolak dengan dalih dia memiliki hak untuk merokok di mobilnya sendiri. Brian mulai kesal dan mencoba memaksa Sandra untuk keluar dari mobilnya. Brian lantas membidikkan senjata kejut Taser dan berteriak;”Saya akan menyalakannya untuk Anda.”
Sandra telah meminta sedikitnya 10 kali kepada polisi untuk memberikan alasan mengapa dia ditangkap dan untuk jenis pelanggaran apa sehingga dia harus ditangkap.“Saya tidak bisa menunggu sampai kita pergi ke pengadilan,” jawab polisi tersebut, seperti dikutip Reuters.
Setelah dijebloskan ke penjara, Sandara baru diberi tahu bahwa dia ditahan atas tuduhan menyerang seorang petugas polisi. Tiga hari setelah ditangkap, Sandra ditemukan tewas tergantung dengan kantong plastic melilit di lehernya.
Jaksa Waller County, Texas, Elton Mathis, mengatakan bahwa penyelidikan terhadap kematian Sandra dilakukan karena hal itu dianggap sebagai pembunuhan. Sedangkan pihak kepolisian setempat menyatakan polisi bernama Brian tersebut dianggap melanggar protokol dalam penangkapan Sandra.
Kematian wanita kulit hitam itu memicu demonstrasi di luar penjara. Kasus ini dikhawatirkan akan kembali memicu konflik rasial di AS.
(mas)