Demi Anak-anak, Baghdadi Larang ISIS Rilis Video Pemenggalan

Minggu, 19 Juli 2015 - 13:50 WIB
Demi Anak-anak, Baghdadi...
Demi Anak-anak, Baghdadi Larang ISIS Rilis Video Pemenggalan
A A A
MOSUL - Sebuah langkah yang terbilang langka dan mengejutkan dilakukan oleh pemimpin ISIS Abu Bakar al-Baghdadi. Dirinya dikabarkan telah mengeluarkan sebuah dekrit berisi larangan kepada seluruh anggota dan simpatisan ISIS untuk merilis video pemenggalan utuh, yang sudah menjadi eksekusi ciri khas ISIS.

Menurut laporan yang dirilis oleh media-media pro-ISIS, seperti diansir Sputnik pada Minggu (19/7/2015), Baghdadi hanya memperbolehkan anggotanya merilis video yang berisi awal sebelum korban dipenggal, dan setelah korban dipenggal. Proses eksekusi yang mengerikan dan menjijikan diharamkan dimasukan ke dalam video oleh Baghdadi.

Alasan di balik dekrit yang dikeluarkan oleh Baghdadi ini terbilang cukup baik, dan mungkin jarang meluncur dari Baghdadi. Dirinya menuturkan ingin menghormati Muslim lain yang mulai sensitif dengan hal ini, dan demi anak-anak, yang ketakutan dan jijik melihat video tersebut.

Namun, seperti beritakan kantor berita Suriah, ARA beberapa anggota senior ISIS menolak dekrit yang dikeluarkan oleh bos mereka tersebut. Karena, menurut anggota senior ISIS, penggambarkan penuh dari proses eksekusi tersebut dimaksudkan untuk mengintimidasi lawan-lawan mereka.

ISIS sendiri memang sangat terkenal dengan video-video pemenggalan yang mereka rilis, dengan algojo termahsyur mereka "John". Video pemenggalan terakhir yang mereka rilis adalah video pemenggalan puluhan pasukan Suriah di kota kuno Palmyra. Dalam eksekusi itu, yang menjadi eksekutor bukanlah anggota ISIS yang sudah dewasa, melainkan para remaja tanggung.

Video pemenggalan yang dirilis oleh ISIS memang bukan hanya mendapat kecaman dari dunia internasional, melainkan juga dari kelompok militan lainnya. Al-Qaeda, yang merupakan induk dari ISIS adalah salah satu kelompok militan yang mengecam perilisan video tersebut, karena menurut mereka hal tersebut terlalu kejam, dan tidak pantas untuk disiarkan.
(esn)
Berita Terkait
Pasca Bom Bunuh Diri...
Pasca Bom Bunuh Diri ISIS-K, Pasukan Taliban Blokade Jalan di Kawasan Bandara Kabul
ISIS Serbu Penjara Kurdi...
ISIS Serbu Penjara Kurdi Suriah, 25 Tewas
Simpatisan ISIS Serang...
Simpatisan ISIS Serang Desa di Nigeria, 59 Tewas
Serangan Simpatisan...
Serangan Simpatisan ISIS Tewaskan Jenderal Nigeria
ISIS Klaim Serangan...
ISIS Klaim Serangan Mortir di Kabul
ISIS Tingkatkan Pertempuran...
ISIS Tingkatkan Pertempuran di Sinai, Rumah Warga Jadi Jebakan Bom
Berita Terkini
Kiper Palestina Saleem...
Kiper Palestina Saleem Al-Ashqar Tewas Dibunuh Tentara Israel di Gaza
1 jam yang lalu
130 Orang Ditangkap...
130 Orang Ditangkap karena Korupsi, Termasuk Para Pejabat Berbagai Kementerian
1 jam yang lalu
Rusia Balas Dendam!...
Rusia Balas Dendam! Rudal dan Drone Gempur Ukraina, 11 Orang Tewas
2 jam yang lalu
Usai Tewaskan 1.300...
Usai Tewaskan 1.300 Orang di Eropa, Gelombang Panas Ekstrem Kini Melanda AS
3 jam yang lalu
Gempa Kembar Venezuela...
Gempa Kembar Venezuela Tewaskan 2.295 Orang: Mirip Zona Perang, Bau Mayat Menyengat
4 jam yang lalu
Ini Detail Cekcok Trump...
Ini Detail Cekcok Trump dan Mohammed bin Salman Gara-gara Perang Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Pendidikan Sugiono,...
Pendidikan Sugiono, Anak Ideologis Prabowo yang Jadi Sekjen Gerindra
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved