Duka Putin untuk Irak

Minggu, 19 Juli 2015 - 12:41 WIB
Duka Putin untuk Irak
Duka Putin untuk Irak
A A A
MOSKOW - Serangan bom mobil di Khan Bani Saad, Diyala, Irak menjelang Idul Fitri lalu mengundang banyak kecaman dan juga simpati dari seluruh dunia. Berbondong-bondong para pemimpin dunia menyampaikan ucapan duka cita, termasuk Presiden Rusia Vladimir Putin kepada pemerintah Irak.

Putin, dalam sebuah pernyataan tertulis yang ditunjukan untuk Perdana Menteri Irak Haider el-Abadi menyatakan duka cita yang mendalam, dan menegaskan Rusia akan membantu Irak dalam memerangai terorisme, yang terus memberikan ancaman serius kepada negara tersebut.

"Terimalah pernyataan tulus belasungkawa saya atas serangan teror brutal yang dilakukan dekat ibukota Irak. Banyak warga sipil yang tewas dalam serangan ISIS di Khan Bani Saad," kata Putin dalam pernyataannya.

"Kami menegaskan kembali dukungan dan solidaritas dengan rakyat Irak, yang memiliki pernah menjakani pertempuran panjang dan keras melawan pasukan pasukan ekstrimis," sambungnya, seperti dilansir Sputnik pada Minggu (19/7/2015).

Dalam serangan tersebut, setidaknya 100 warga Irak tewas. Paska insiden itu, pemerintah Provinsi Diyala mengumumkan masa berkabung tiga hari. Anggota Parlemen Diyala, Fares Raad al-Mas, menambahkan lebih dari 70 orang terluka.
(esn)
Berita Terkait
Rusia Ogah Perangnya...
Rusia Ogah Perangnya di Ukraina Disamakan dengan Invasi AS ke Irak
Rusia: Dunia Menolak...
Rusia: Dunia Menolak Lupa AS Invasi Irak atas Tuduhan Palsu
Bergabung dengan Wagner,...
Bergabung dengan Wagner, Warga Irak Tewas di Ukraina
Tony Blair: Putin Tidak...
Tony Blair: Putin Tidak Bisa Gunakan Irak untuk Membenarkan Invasi Ukraina
Ukraina Tolak Tawaran...
Ukraina Tolak Tawaran Irak Jadi Mediator Pembicaraan dengan Rusia
Negara yang Pernah Terlibat...
Negara yang Pernah Terlibat Perang Terbuka dengan Israel
Berita Terkini
Terowongan Runtuh Akibat...
Terowongan Runtuh Akibat Ledakan Pipa Gas di India, 12 Orang Tewas
12 menit yang lalu
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
59 menit yang lalu
Trump akan Bicara dengan...
Trump akan Bicara dengan Hizbullah jika Presiden Lebanon Mau
2 jam yang lalu
Menlu Rubio Ungkap AS...
Menlu Rubio Ungkap AS Masih Bersedia Negosiasi dengan Iran
3 jam yang lalu
RUU Integrasi Militer...
RUU Integrasi Militer AS-Israel Dianggap Ancaman Eksistensial, Anggota Kongres Diseru Menolak
4 jam yang lalu
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
4 jam yang lalu
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved