Ribuan Orang Bawa Obor Tuntut Presiden Honduras Mundur

Sabtu, 27 Juni 2015 - 14:56 WIB
Ribuan Orang Bawa Obor...
Ribuan Orang Bawa Obor Tuntut Presiden Honduras Mundur
A A A
TEGUCIGALPA - Ribuan orang di Honduras turun ke jalan sambil membawa obor dan menuntut Presiden Honduras, Juan Hernandez, mengundurkan diri. Massa yang marah juga menuntut penyelidikan independen soal skandal korupsi yang diduga melibatkan Presiden Hernandez.

Demonstran yang berjumlah sekitar 25 ribu orang meneriakkan slogan-slogan anti-Hernandez saat mereka berjalan menuju istana presiden.

Kantor berita Reuters, pada Sabtu (27/6/2015) melaporkan, sebuah koalisi dari kelompok-kelompok politik oposisi juga menuntut penyelidikan independen terhadap skandal korupsi senilai US$ 200 juta di Honduran Institute of Social Security, sebuah lembaga jaminan sosial yang dibentuk para pejabat.

Presiden Hernandez pada Selasa lalu menawarkan diri untuk memulai dialog dengan kelompok-kelompok oposisi. Tapi, para penentang Hernandez bersikeras menuntut penyelidikan independen oleh pihak asing setara komisi PBB untuk menuntaskan kasus dugaan korupsi di negara itu.

Hernandez mengakui bahwa pada kampanye presiden 2013, dia mengambil dana senilai US$ 150 ribu dari lembaga Honduran Institute of Social Security. Tapi, dia dan partainya mengklaim tidak tahu sumber dana di lembaga tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Bulan Ini, Honduras...
Bulan Ini, Honduras Akan Membuka Kedutaan di Yerusalem
Kebakaran Dahsyat Meluluhlantakkan...
Kebakaran Dahsyat Meluluhlantakkan Pulau Resor Honduras di Karibia
Honduras Berharap Pindahkan...
Honduras Berharap Pindahkan Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Akhir Tahun
Ribuan Imigran Honduras...
Ribuan Imigran Honduras Mulai Perjalanan Menuju Amerika Serikat
Presiden Honduras Dinyatakan...
Presiden Honduras Dinyatakan Positif Covid-19
Badai Iota Terjang Amerika...
Badai Iota Terjang Amerika Tengah, Rusak Rumah dan Picu Banjir
Berita Terkini
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
1 jam yang lalu
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
1 jam yang lalu
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
2 jam yang lalu
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
2 jam yang lalu
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
3 jam yang lalu
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
3 jam yang lalu
Infografis
Sejarah Boikot Olahraga...
Sejarah Boikot Olahraga Dunia dan Ancaman Jerman Mundur dari Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved