Honduras Berharap Pindahkan Kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem pada Akhir Tahun

Senin, 21 September 2020 - 21:08 WIB
loading...
Honduras Berharap Pindahkan...
Presiden Honduras, Juan Hernandez mengatakan bahwa negaranya berharap untuk memindahkan Kedutaan Besarnya di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem pada akhir tahun ini. Foto/Ist
A A A
TEGUCIGALPA - Presiden Honduras , Juan Hernandez mengatakan bahwa negaranya berharap untuk memindahkan Kedutaan Besarnya di Israel, dari Tel Aviv ke Yerusalem pada akhir tahun ini. Honduras adalah salah satu negara yang mendukung keputusan Amerika Serikat (AS) untuk mengakui Yerusalem sebagai Ibu Kota Israel.

Hernandez mengatakan, dia berbicara dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu melalui telepon. Dalam pembicaraan itu, jelas Hernandez, dia dan Netanyahu sepakat untuk memperkuat aliansi strategis dan setuju untuk membuka masing-masing kedutaan besar di Tegucigalpa dan Yerusalem. ( Baca juga: Tiru Israel, Kolombia dan Honduras Nyatakan Hizbullah Teroris )

"Kami berharap dapat mengambil langkah bersejarah ini sebelum akhir tahun, selama pandemi memungkinkan," kata Hernandez dalam sebuah pernyataaan, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (21/9/2020).

Dalam pembicaraan itu, Hernandez juga mengatakan bahwa memberi selamat kepada Netanyahu atas penandatanganan perjanjian normalisasi Israel dengan Uni Emirat Arab dan Bahrain awal bulan ini. Sebagai tanggapan, Netanyahu menyampaikan penghargaannya atas dukungan solid Honduras untuk Israel.

Saat ini, ada dua negara yang sudah memindahkan Kedutaan Besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem, yakni AS dan Guatemala. Beberapa negara telah berjanji untuk memindahkan kedutaannya ke Yerusalem, termasuk Brasil, Hongaria, Moldova, Rumania dan yang terbaru, Serbia, dan Kosovo. ( Baca juga: Jadi Dubes, Sukmo Harsono Ungkap Pesan Jokowi dan Menlu )
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Harga Minyak Dunia Naik,...
Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih
Rekomendasi
Ketika Kebaikan Menjadi...
Ketika Kebaikan Menjadi Strategi: Akhir Dominasi Reward dan Punishment?
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Berita Terkini
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Infografis
Daftar Juara Liga Indonesia...
Daftar Juara Liga Indonesia dari Masa ke Masa: Persib Ukir Sejarah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved