Rusia Ancam Merespons Kuat Sanksi dari Uni Eropa

Kamis, 18 Juni 2015 - 17:46 WIB
Rusia Ancam Merespons...
Rusia Ancam Merespons Kuat Sanksi dari Uni Eropa
A A A
ST PETERSBURG - Rusia mengancam akan memberikan respons kuat terhadap Uni Eropa yang menjatuhkan sanksi pada Moskow terkait krisis Ukraina. Rusia akan merespons kuat jika Uni Eropa terus menjatuhkan sanksi yang meluas terhadap Moskow.

Hal itu disampaikan Penasihat Ekonomi Kremlin, Andrei Belousov, pada Forum Ekonomi Internasional di St Petersburg, Kamis (18/6/2015). Komentar itu muncul setelah pemerintah Uni Eropa bersiap untuk memperpanjang sanksi ekonomi terhadap Rusia sampai akhir Januari 2016.

”Kami melihat berbagai tindakan. Saya tidak ingin menyebut nama tindakan yang dapat diambil sekarang. Banyaknya respons (Rusia) akan tergantung pada apa keputusan yang diambil Uni Eropa,” kata Belousov kepada wartawan.

Ditanya apakah Rusia bisa menguatkan perlawanan terhadap sanksi Uni Eropa, termasuk larangan impor makanan Barat dan larangan perjalanan terhadap pejabat Eropa ke Moskow, Belousov mengabaikan pertanyaan itu.”Saya mengesampingkan hal itu,” ujarnya.

Para pejabat Rusia mengatakan bahwa, Moskow akan menunggu keputusan Uni Eropa secara resmi sebelum mengambil langkah apapun.

Sanksi yang dikenakan oleh Uni Eropa dan Amerika Serikat selama ini telah membuat ekonomi Rusia terpuruk. Hal itu diperparah dengan anjloknya harga minyak dunia dan jatuhnya mata uang rubel terhadap dolar Amerika Serikat.

Sanksi terhadap Rusia itu awalnya dijatuhkan setelah Rusia mencaplok Crimea setelah memisahkan diri dari Ukraina pada Maret 2014. Selain itu, sanksi dijatuhkan karena Rusia dituduh mendukung separatis pro-Rusia di Ukraina timur.

Menteri Ekonomi Rusia, Alexei Ulyukayev mengatakan bahwa Rusia tidak mungkin untuk memperkenalkan langkah-langkah baru dalam menanggapi sanksi berkepanjangan dari Uni Eropa. ”Kami hanya akan menjaga status quo,” ujarnya kepada kantor berita RIA Novosti
(mas)
Berita Terkait
Serangan terbaru Rusia...
Serangan terbaru Rusia Menewaskan 320 Nasionalis Ukraina
Kacaukan Logistik Pasukan...
Kacaukan Logistik Pasukan Rusia, Ukraina Rusak Jembatan di Wilayah Selatan
Mantan PM Yunani: Krisis...
Mantan PM Yunani: Krisis Ukraina Bisa Sebabkan Uni Eropa Runtuh
Uni Eropa Peringatkan...
Uni Eropa Peringatkan Gelombang Pengungsi Baru, Ini Sebabnya
Negara Uni Eropa Menyalahkan...
Negara Uni Eropa Menyalahkan Ukraina atas Terjadinya Krisis Energi
Krisis Ukraina Kian...
Krisis Ukraina Kian Memanas, UE Bakal Gelar Pertemuan Darurat
Berita Terkini
Akankah Pemimpin Tertinggi...
Akankah Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Hadiri Pemakaman Ayahnya?
8 menit yang lalu
Prancis Kerahkan Kapal...
Prancis Kerahkan Kapal Pemburu Ranjau di Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Iran dan Oman Selesaikan...
Iran dan Oman Selesaikan Kesepakatan Hormuz, Tanpa Peran AS pada Masa Depan Selat
2 jam yang lalu
Wakil Menlu Arab Saudi...
Wakil Menlu Arab Saudi dan Keluarga Nasrallah Hadiri Pemakaman Khamenei
3 jam yang lalu
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
11 jam yang lalu
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
12 jam yang lalu
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved