ISIS Sulap Remaja Baik Jadi Bomber Termuda Inggris

Senin, 15 Juni 2015 - 13:24 WIB
ISIS Sulap Remaja Baik...
ISIS Sulap Remaja Baik Jadi Bomber Termuda Inggris
A A A
MOSUL - Talha Asmal, nama remaja 17 tahun asal Inggris ini. Sosoknya jadi sorotan media-media dunia setelah muncul sebagai pembom (bomber) bunuh diri termuda yang dimanfaatkan ISIS.

Remaja asal Dewsbury, Inggris ini mengambil bagian dalam serangan bom bunuh diri yang menewaskan 11 orang di Irak. Asmal masuk dalam tim yang berjumlah empat orang untuk meledakkan diri dala mobil yang sarat bahan peledak di dekat kota kayak minyak di Irak.

Keluarganya yang tinggal di Inggris bingung sekaligus sedih. Orang-orang yang kenal dengan keluarga Asmal tidak menyangka remaja itu bergabung dengan ISIS dan jadi bomber bunuh diri. Mereka mengenal sosok Asmal sebagai anak yang baik dan ramah.

Keluarga Asmal semalam mengatakan bahwa militan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) telah memanfaatkan remaja yang masih sekolah itu melalui internet. ISIS telah memamerkan foto-foto Asmal sebelum melakukan aksi bom bunuh diri di Irak. Salah satu foto menunjukkan remaja itu berdiri di samping mobil SUV Toyota sembari tersenyum.

Asmal sebelum bergabung dengan ISIS merupakan remaja yang taat ibadah. Dia sebelumnya tinggal bersama ibunya Noorjaha, 38, dan ayahnya Ibrahim, 42, di dekat sebuah masjid. Sejak bergabung dengan ISIS namanya diubah menjadi Abu Yusuf al-Britani.

Dalam sebuah pernyataan, keluarga remaja itu mengungkapkan kesedihannya bahwa Asmal talah diincar ISIS dan dimanfaatkan untuk aksi berbahaya.

“ISIS terlalu pengecut untuk melakukan pekerjaan kotor mereka,” bunyi pernyataan keluarga Asmal. ”Talha Asmal berasal dari keluarga yang bekerja keras, cinta damai dan taat hukum,” lanjut pernyataan keluarga itu, seperti dilansir dari Daily Mail, Senin (15/6/2015).

”Thalha sendiri adalah seorang yang penuh kasih, baik, peduli dan remaja ramah. Dia tidak pernah memendam setiap niat buruk terhadap siapa pun juga, tidak pernah menunjukkan setiap kekerasan, tidak memiliki pandangan ekstrem atau radikal apapun,” lanjut pihak keluarga.

”Kami semua benar-benar hancur dan patah hati oleh tragedi yang tak terkatakan, yang sekarang tampaknya telah menimpa kita,” imbuh keluarga Asmal.
(mas)
Berita Terkait
Tak Setuju Serangan...
Tak Setuju Serangan Teror ISIS, Suami Shamima Begum Diam Saat Ditanya Aksi Penggal Kepala
Pengantin ISIS Shamima...
Pengantin ISIS Shamima Begum Memohon Pengampunan, Siap Bantu Inggris Perangi Terorisme
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Dua Anggota Tim Jagal...
Dua Anggota Tim Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Jalani Persidangan di AS
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Intelijen AS dan Inggris...
Intelijen AS dan Inggris Minta ISIS Serang Pangkalan Militer Rusia di Suriah
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
1 jam yang lalu
Dicecar Apakah Israel...
Dicecar Apakah Israel Memiliki Senjata Nuklir? Ini Jawaban Menlu AS Marco Rubio
1 jam yang lalu
Selain Memaki, Trump...
Selain Memaki, Trump Juga Disebut Ancam Netanyahu via Istrinya atas Rencana Israel di Lebanon
2 jam yang lalu
AS Bohong, Kapal Induk...
AS Bohong, Kapal Induk Gerald R Ford Ternyata Rusak Parah saat Perang Lawan Iran, Ini Buktinya!
2 jam yang lalu
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
3 jam yang lalu
Sinifikasi Agama di...
Sinifikasi Agama di China Menguat, Gereja Katolik Patriotik Jadi Sorotan
4 jam yang lalu
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved