Divonis Mati saat Masih Kecil, Pria Pakistan Digantung

Rabu, 10 Juni 2015 - 12:05 WIB
Divonis Mati saat Masih...
Divonis Mati saat Masih Kecil, Pria Pakistan Digantung
A A A
LAHORE - Algojo Pakistan akhirnya menggantung seorang pria yang divonis mati atas tuduhan membunuh tiga orang pada tahun 1992. Pria itu divonis mati ketika ia masih kecil dan baru berusia 15 tahun.

Selama ditahan, pria bernama Aftab Bahadur itu kerap disiksa untuk mengakui kejahatan yang dituduhkan. Kelompok HAM telah lama menyoroti kasus ini, karena seharusnya vonis mati tidak bisa dijatuhkan pada anak yang belum cukup umur.

”Aftab Bahadur digantung di sebuah penjara di Lahore pada pada Rabu (10/6/2015) pukul 04.30 (waktu setempat),” kata seorang pejabat penjara di Lahore yang menolak diidentifikasi karena dia tidak berwenang berbicara kepada media.

”Sebelum gantung, ia menangis dan mengatakan bahwa ia tidak bersalah,” lanjut pejabat itu, seperti dikutip Reuters.

Tanggal lahir pada akte kelahiran Bahadur dan di kartu tanda penduduknya tertulis 30 Juni 1977. ”Pakistan melanjutkannya dengan mengeksekusi Bahadur, yang telah dijatuhi hukuman mati ketika ia masih anak-anak. Ini pelanggaran hukum internasional dan hukum Pakistan,” kata kelompok pembela HAM Reprieve.

Perdana Menteri Pakistan, Nawaz Sharif, telah mencabut moratorium hukuman mati pada tahun lalu, sehari setelah kelompok Taliban Pakistan membantai ratusan siswa di sebuah sekolah.

Dalam sebuah esai yang ditulis dari penjara dan diterbitkan sehari sebelum dia digantung, Bahadur, yang merupakan warga Kristen, mengulangi pernyataannya bahwa ia tidak bersalah. ”Tapi saya tidak tahu apakah ini akan membuat perbedaan,” tulis dia.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Kirimkan Bantuan...
Indonesia Kirimkan Bantuan untuk Korban Banjir dan Longsor di Pakistan
Ledakan Bom Bunuh Diri...
Ledakan Bom Bunuh Diri Dekat Pos Pemeriksaan Keamanan di Pakistan Barat
Buntut Kecelakaan Pesawat...
Buntut Kecelakaan Pesawat PIA, Pakistan Larang Terbang 262 Pilot
Korban Selamat Pesawat...
Korban Selamat Pesawat PIA: Yang Saya Lihat Hanya Api
Airbus Mulai Selidiki...
Airbus Mulai Selidiki Kecelakaan Pesawat di Pakistan
Kantongi Lisensi Palsu,...
Kantongi Lisensi Palsu, 150 Pilot PIA Dilarang Terbang
Berita Terkini
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
9 jam yang lalu
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
10 jam yang lalu
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
11 jam yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
12 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
13 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
14 jam yang lalu
Infografis
Salwan Momika Si Pembakar...
Salwan Momika Si Pembakar Al-Quran Ditembak Mati saat Live TikTok
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved