Ingin Gabung ISIS, Mahasiswi Rusia Diamankan Polisi Turki
Jum'at, 05 Juni 2015 - 22:34 WIB
Ingin Gabung ISIS, Mahasiswi Rusia Diamankan Polisi Turki
A
A
A
ANKARA - Seorang mahasiswi cantik asal Rusia dilaporkan telah diamankan oleh pihak kepolisian Turki. Mahasiswi yang diketahui bernama Varvara Karaulova (19) itu ditangkap di perbatasan Turki dan Suriah, dan diduga hendak menyeberang ke negara tetangga Turki tersebut.
Karaulova merupakan mahasisiwi Universitas Negeri Moskow. Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan, gadis berambut coklat itu ditangkap setelah pihaknya mendapatkan informasi dari Rusia bahwa ada salah warganya yang hendak menyebarang ke Suriah.
"Operasi untuk melacaknya sukses besar, berkat adanya aksi tanggap dan penggunaan sumber daya dari Interpol. Dan juga karena adanya koordinasi yang baik antara lembaga penegak hukum Turki dan Rusia," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
"Saat ini, Karaulova tengah dalam penahanan imigrasi Turki," sambungnya. Melansir Al Arabiya pada Jumat (5/6/2015), gadis berusia 19 tahun diduga hendak menyeberang ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.
Karaulova diketahui menghilang dari Moskow sejak tanggal 27 Mei lalu. Ia diketahui melakukan penerbangan ke Istanbul. Ayah Karaulova, Pavel Karaulov dikabarkan langsung bertolak ke Istanbul ketika mendapati kabar bahwa otoritas Turki telah berhasil menemukan anaknya.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan, saat ini mereka mempertimbangkan apakah akan melakukan penyeldikan terhadap Karaulova, karena mencoba bergabung dengan kelompok bersenjata ilegal atau dalam kasus ini adalah ISIS.
Karaulova merupakan mahasisiwi Universitas Negeri Moskow. Kementerian Dalam Negeri Turki mengatakan, gadis berambut coklat itu ditangkap setelah pihaknya mendapatkan informasi dari Rusia bahwa ada salah warganya yang hendak menyebarang ke Suriah.
"Operasi untuk melacaknya sukses besar, berkat adanya aksi tanggap dan penggunaan sumber daya dari Interpol. Dan juga karena adanya koordinasi yang baik antara lembaga penegak hukum Turki dan Rusia," kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan.
"Saat ini, Karaulova tengah dalam penahanan imigrasi Turki," sambungnya. Melansir Al Arabiya pada Jumat (5/6/2015), gadis berusia 19 tahun diduga hendak menyeberang ke Suriah untuk bergabung dengan ISIS.
Karaulova diketahui menghilang dari Moskow sejak tanggal 27 Mei lalu. Ia diketahui melakukan penerbangan ke Istanbul. Ayah Karaulova, Pavel Karaulov dikabarkan langsung bertolak ke Istanbul ketika mendapati kabar bahwa otoritas Turki telah berhasil menemukan anaknya.
Sementara itu, Kementerian Dalam Negeri Rusia mengatakan, saat ini mereka mempertimbangkan apakah akan melakukan penyeldikan terhadap Karaulova, karena mencoba bergabung dengan kelompok bersenjata ilegal atau dalam kasus ini adalah ISIS.
(esn)