Lokasi Terlacak Berkat Selfie, Sarang ISIS Ini Habis Dirudal AS
Jum'at, 05 Juni 2015 - 11:06 WIB
Lokasi Terlacak Berkat Selfie, Sarang ISIS Ini Habis Dirudal AS
A
A
A
WASHINGTON - Pesawat jet tempur Amerika Serikat (AS) merudal habis sebuah tempet persembunyian militan Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Sarang ISIS itu terlacak militer AS, gara-gara para militan kelompok itu melakukan selfie yang diunggah ke media sosial.
Kepala Komando Operasi Udara AS, Jenderal Herbert 'Hawk’ Carlisle, mengatakan militan ISIS bertindak "tolol" dengan berbagi foto selfie yang memungkinkan pengamat untuk melacak keberadaan mereka.
Hanya dalam tempo 22 jam setelah foto selfie para militan ISIS itu diunggah ke media sosial, pesawat jet tempur menembakkan tiga rudal terhadap sebuah bangunan yang jadi sarang ISIS. Namun, Jenderal Carlisle tidak merinci lokasi sarang ISIS yang habis dirudal AS itu, apakah di wilayah Suriah atau Irak.
”Orang-orang melacak melalui media sosial dan mereka melihat beberapa orang tolol berdiri dalam perintah ini,” kata Jenderal Carlisle.
”Dan di beberapa media sosial, forum terbuka, mereka membual tentang perintah dan kontrol untuk (ISIS). Sekitar 22 jam kemudian, tiga (rudal) menghabisi seluruh bangunan itu,” lanjut jenderal AS itu, seperti dilansir dari Daily Mirror, Jumat (5/6/2015).
ISIS selama ini dikenal menggunakan internet dan media sosial untuk melakukan propaganda dan perekrutan anggota baru. Tapi, internet dan media sosial itu juga bisa menjadi bumerang terhadap kelompok itu karena bisa dimanfaatkan untuk melacak keberadaan mereka.
“Posting di media sosial jadi ‘bom’ dalam waktu kurang dari 24 jam,” imbuh Carlisle. Kelompok ISIS dan kelompok ekstremis lainnya sebenarnya tahu bahwa setiap gambar yang berisi informasi akan menjadi metadata dan geotag dapat melacak lokasi dari orang yang mengunggah informasi dan gambar itu.
Kepala Komando Operasi Udara AS, Jenderal Herbert 'Hawk’ Carlisle, mengatakan militan ISIS bertindak "tolol" dengan berbagi foto selfie yang memungkinkan pengamat untuk melacak keberadaan mereka.
Hanya dalam tempo 22 jam setelah foto selfie para militan ISIS itu diunggah ke media sosial, pesawat jet tempur menembakkan tiga rudal terhadap sebuah bangunan yang jadi sarang ISIS. Namun, Jenderal Carlisle tidak merinci lokasi sarang ISIS yang habis dirudal AS itu, apakah di wilayah Suriah atau Irak.
”Orang-orang melacak melalui media sosial dan mereka melihat beberapa orang tolol berdiri dalam perintah ini,” kata Jenderal Carlisle.
”Dan di beberapa media sosial, forum terbuka, mereka membual tentang perintah dan kontrol untuk (ISIS). Sekitar 22 jam kemudian, tiga (rudal) menghabisi seluruh bangunan itu,” lanjut jenderal AS itu, seperti dilansir dari Daily Mirror, Jumat (5/6/2015).
ISIS selama ini dikenal menggunakan internet dan media sosial untuk melakukan propaganda dan perekrutan anggota baru. Tapi, internet dan media sosial itu juga bisa menjadi bumerang terhadap kelompok itu karena bisa dimanfaatkan untuk melacak keberadaan mereka.
“Posting di media sosial jadi ‘bom’ dalam waktu kurang dari 24 jam,” imbuh Carlisle. Kelompok ISIS dan kelompok ekstremis lainnya sebenarnya tahu bahwa setiap gambar yang berisi informasi akan menjadi metadata dan geotag dapat melacak lokasi dari orang yang mengunggah informasi dan gambar itu.
(mas)