AS Sebut Myanmar Sebagai Sumber Masalah Pengungsi

Minggu, 24 Mei 2015 - 19:13 WIB
AS Sebut Myanmar Sebagai...
AS Sebut Myanmar Sebagai Sumber Masalah Pengungsi
A A A
YANGON - Amerika Serikat (AS) menyalahkan pemerintah Myanmar atas munculnya masalah pengungsi di kawasan Asia Tenggara. Para pengungsi, yang kebanyakan adalah etnis Rohingnya memang berasal dari Myanmar, mereka melarikan diri karena ketigajelasan situasi politik di negara tersebut.

"Akar masalah bagi mereka yang meninggalkan Myanmar adalah situasi politik dan sosial di sana," kata wakil Menteri Luar Negeri AS, Anthony Blinken. Seperti dilansir New Strait Times pada Minggu (24/5/2015).

Blinken menyatakan, salah satu solusi untuk menyelesaikan masalah pengungsi Rohingnya ini adalah Myanmar memberikam kewarganegaraan kepada mereka. Myanmar selama ini memang enggan memberikan kewarganegaraan kepada Rohingnya, dan tidak pernah mau mengakui mereka sebagai bagian dari Myanmar.

"Ketidakpastian yang muncul karena tak adanya status (kewarganegaraan) merupakan salah satu hal yang mungkin mendorong orang-orang itu pergi," sambungnya.

Blinken mengatakan, dirinya telah menyampaikan hal ini ketika melakukan pertemuan dengan beberapa pejabat tinggi di Myanmar, termasuk Presiden Myanmar Thein Sein dan pejabat militer di negara tersebut.
(esn)
Berita Terkait
Bertanggung Jawab Atas...
Bertanggung Jawab Atas Kudeta, AS Sanksi 10 Pejabat Myanmar
AS Mengaku Terganggu...
AS Mengaku Terganggu dengan Laporan Polisi Tembaki Demonstran Myanmar
AS Kesampingkan Solusi...
AS Kesampingkan Solusi Militer untuk Akhiri Kudeta di Myanmar
AS: Penindasan Myanmar...
AS: Penindasan Myanmar Terhadap Muslim Rohingya adalah Genosida
AS dan PBB Kutuk Aksi...
AS dan PBB Kutuk Aksi Kekerasan Terhadap Pengunjuk Rasa Myanmar
Berencana Bunuh Utusan...
Berencana Bunuh Utusan untuk PBB, AS Tangkap Dua Pria Myanmar
Berita Terkini
Peta Politik Malaysia...
Peta Politik Malaysia Terus Berubah Warna, PM Anwar Ibrahim Kian Tersudut
30 menit yang lalu
Mengapa Para Pemimpin...
Mengapa Para Pemimpin Iran Masih Berbeda Pandangan terkait Selat Hormuz?
1 jam yang lalu
Siapa Hamad bin Khalifa...
Siapa Hamad bin Khalifa Al Thani? Pemimpin yang Meningkatkan PDB Qatar hingga 24 Kali Lipat
2 jam yang lalu
Hakim Perempuan Muslim...
Hakim Perempuan Muslim Ini Diancam Dibunuh setelah Menghukum Para Penjaga Sapi
5 jam yang lalu
Balas Dendam Itu Pasti...
Balas Dendam Itu Pasti Terjadi! Media Iran Rilis 13 Pejabat AS, Iran dan Eropa yang Jadi Target
6 jam yang lalu
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
7 jam yang lalu
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved