Hadapi China dan Pakistan, India Borong 36 Jet Tempur Prancis

Hadapi China dan Pakistan, India Borong 36 Jet Tempur Prancis
Pesawat jet tempur Rafale Prancis. | (REUTERS/Charles Platiau)
A+ A-
DELHI - India menandatangani kesepakatan untuk membeli 36 pesawat jet tempur Rafale dari Prancis pada hari Jumat. Langkah India ini untuk melawan ancaman militer dari China dan Pakistan.

Kontrak pembelian 36 pesawat jet tempur Rafale itu sekitar 7,8 miliar euro. Kesepakatan yang sudah lama ditunggu-tunggu ini ditandatangani di Delhi oleh Menteri Pertahanan India, Manohar Parrikar, dan Menteri Pertahanan Prancis, Jean Yves Le Drian.

“Kesepakatan ini akan secara signifikan meningkatkan kemampuan serangan dan pertahanan India,” kata Parrikar, seperti dikutip Reuters, Jumat (23/9/2016).

Angkatan Udara India (IAF) memiliki 33 skuadron tempur, yang masing-masing terdiri dari 18 pesawat tempur. Hal ini membutuhkan 45 unit tempur untuk melawan ancaman militer dua negara yakni China dan Pakistan.

IAF mengakui tidak memiliki jumlah pesawat tempur yang memadai untuk perang melawan dua negara itu.

Pesawat jet tempur Rafale akan memungkinkan angkatan udara India untuk menyerang sasaran di daratan Pakistan meski pesawat ini masih terbang di wilayah udara India.

Pemerintah Modi Narendra telah membereskan kesepakatan itu, di mana ada indikasi bahwa Pemerintah Perancis membebaskan India dari jaminan uang muka. Hal itu memungkinkan India untuk menyimpan 134 juta euro.

India pada awalnya berencana membeli 126 pesawat tempur. Namun, pada akhirnya disepakati hanya membeli 36 unit pesawat jet tempur dari Prancis. Pengiriman jet tempur akan selesai dalam 66 bulan sejak tanggal kontrak disepakati.


(mas)
dibaca 15.105x
Top