Rusia Bantah Mengebom Omran Bocah Aleppo yang Mendunia

Sabtu, 20 Agustus 2016 - 08:09 WIB
Rusia Bantah Mengebom...
Rusia Bantah Mengebom Omran Bocah Aleppo yang Mendunia
A A A
MOSKOW - Kementerian Pertahanan Rusia membantah tuduhan membombardir area sipil di Distrik Qaterji, Aleppo, Suriah, yang nyaris menewaskan Omran Daqneesh. Omran, bocah lima tahun di Aleppo jadi sorotan media dunia setelah dia ditarik dari puing bangunan dengan kondisi penuh debu dan darah.

Foto dan video kondisi memilukan Omran telah menyebar sejak serangan pada Rabu malam. Bocah ini tampak “linglung” ketika didudukkan di ambulans dengan dahi terluka parah. Dia bahkan tidak bisa menangis.

”Nasib penting bahwa anak-anak dari distrik Aleppo Timur berada yang disandera oleh teroris, ini benar-benar tragedi,” kata perwakilan resmi dari Kementerian Pertahanan Rusia, Igor Konashenkov.

Baca:
Omran, Bocah Aleppo Penuh Debu dan Darah yang Disorot Dunia


Dia mengkritik media Barat tertentu yang memanfaatkan tragedi sinis ini sebagai materi propaganda anti-Rusia. Tindakan media seperti itu, dianggap Konashenkov sebagai “kejahatan moral”.

”Kami telah berulang kali menekankan bahwa pesawat Angkatan Udara Rusia yang beroperasi di Suriah tidak pernah bekerja pada target di wilayah pemukiman,” ujar Konashenkov, seperti dikutip Russia Today, semalam (19/8/2016).

”Hal ini semua lebih relevan mengenai Qaterji, yang disebutkan oleh media Barat, karena berdekatan dengan koridor keluar untuk penduduk setempat yang dibuka dalam rangka misi kemanusiaan (oleh) Rusia,” lanjut dia.

”Kondisi dari puing-puing yang ditunjukkan oleh penyiar Barat selama operasi untuk menyelamatkan (anak yang terluka, Omran Daqneesh) menunjukkan bahwa ada jendela utuh dalam sebuah gedung di dekatnya, dan ini pada gilirannya menunjukkan bahwa serangan, jika hal itu terjadi, dilakukan tidak menggunakan amunisi pesawat tapi silinder gas, yang umum digunakan oleh teroris,” imbuh Konashenkov.

Baca juga:
Derita Omran Guncang Dunia, Rusia Siap Gencatan Senjata di Aleppo


Pada hari Kamis, Rusia menawarkan gencatan senjata di Aleppo untuk memberikan bantuan kemanusiaan kepada penduduk Aleppo. Gencatan senjata pertama bisa digelar pekan depan.
(mas)
Berita Terkait
Apakah Rusia Dukung...
Apakah Rusia Dukung Bashar al-Assad?
Kecam Invasi Israel...
Kecam Invasi Israel ke Suriah, Rusia Tarik Aset Militernya
Diburu Pasukan Pemerintah,...
Diburu Pasukan Pemerintah, Loyalis Bashar Al Assad Bersembunyi di Pangkalan Udara Rusia
Rusia Akui Uji Coba...
Rusia Akui 'Uji Coba' Tank T-14 Armata di Suriah
Operasi Khusus Rusia-Suriah...
Operasi Khusus Rusia-Suriah Bebaskan Pasukan yang Ditawan Pemberontak
Rusia Tegaskan Barat...
Rusia Tegaskan Barat Dukung Para Teroris di Suriah
Berita Terkini
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
1 jam yang lalu
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
2 jam yang lalu
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
2 jam yang lalu
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
4 jam yang lalu
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
4 jam yang lalu
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
5 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved