AS dan China di Ambang Perang, Indonesia Netral

Rabu, 28 Oktober 2015 - 09:51 WIB
AS dan China di Ambang...
AS dan China di Ambang Perang, Indonesia Netral
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) dan China di ambang perang atau konfrontasi di Laut China Selatan setelah kapal perang AS, USS Lassen yang patroli di dekat pulau buatan Beijing, dibayangi dua kapal perang China. Indonesia sendiri menegaskan posisinya sebagai pihak yang netral dalam konflik Laut China Selatan.

Sikap Indonesia itu disampaikan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang berbicara di Washington, beberapa jam setelah kapal perang AS berlayar mendekati pulau buatan China di Kepulauan Spratly, Laut China Selatan. (Baca juga: Di Ambang Konfrontasi, Kapal Perang AS Diintai 2 Kapal Perang China)

Jokowi telah melakukan pertemuan dengan Presiden AS, Barack Obama di Gedung Putih. Indonesia, kata Jokowi, mendukung kebebasan navigasi tetapi dia menekankan posisi Indonesia sebagai negara netral.

”Indonesia bukan pihak yang bersengketa, tapi kami memiliki kepentingan yang sah dalam perdamaian dan stabilitas di sana,” kata Presiden Jokowi, seperti dikutip news.com.au, Rabu (28/10/2015).

”Kami menyerukan kepada semua pihak untuk menahan diri dan menahan diri dari tindakan yang dapat merusak kepercayaan yang menempatkan pada risiko perdamaian dan stabilitas kawasan,” lanjut Jokowi.
(mas)
Berita Terkait
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Khawatir Agresivitas...
Khawatir Agresivitas China, Amerika Serikat Dekati Indonesia
Berita Terkini
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
29 menit yang lalu
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
57 menit yang lalu
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
3 jam yang lalu
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
3 jam yang lalu
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
4 jam yang lalu
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
10 jam yang lalu
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved