Ini Keanehan AS dalam Perang Melawan ISIS

Kamis, 28 Mei 2015 - 17:48 WIB
Ini Keanehan AS dalam...
Ini Keanehan AS dalam Perang Melawan ISIS
A A A
WASHINGTON - Ada keanehan yang dilakukan militer Amerika Serikat (AS) dalam perang melawan ISIS. Selain birokrasi militer AS lambat memberikan perintah dalam menyerang ISIS sehingga para pilot AS frustasi, militer AS terkesan menyia-nyiakan waktu untuk menggempur ISIS.

Seperti diberitakan sebelumnya, pilot-pilot militer AS frutasi dalam perang melawan kelompok Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS). Ketidakpuasan pilot militer AS itu muncul dalam sebuah wawancara dengan Fox News. (Baca: Pilot-pilot Militer AS Frustasi dalam Melawan ISIS)

“Ada saat-saat kelompok militan ISIS ada dalam pandangan saya, tapi saya tidak bisa mendapatkan izin untuk terlibat,” keluh seorang pilot pesawat jet tempur F-18 AS yang berbicara dalam kondisi anonim itu.

“Mereka (militan ISIS) mungkin membunuh orang yang tidak bersalah dan menebar kejahatan karena ketidakmampuan saya untuk membunuh mereka. Itu membuat saya frustrasi,” lanjut dia, yang dilansir Kamis (28/5/2015).

Selain keganjilan yang terungkap dari pengakuan pilot-pilot militer AS, pensiunan Letnan Jenderal David Deptula, mantan Kepala Pusat Operasi Udara Gabungan di Afghanistan tahun 2001, juga merasa ada yang aneh dalam aksi militer AS untuk memerangi ISIS di Irak dan Suriah.

Menurutnya, langkah militer AS yang menyia-nyiakan waktu berharga telah memungkinkan setiap musuh untuk melarikan diri. ”Anda bicara tentang jam (operasi serangan) dalam beberapa kasus, yang pada saat itu target taktis tertentu meninggalkan daerah dan atau pesawat telah kehabisan bahan bakar. Ini adalah prosedur yang berlebihan yang menempatkan musuh kita dalam keuntungan,” kata Deptula.

Deptula lantas membandingkan serangan udara koalisi yang dipimpin AS di Irak ketika Perang Teluk dengan serangan udara terhadap ISIS. Menurutnya, serangan udara AS di Irak selama Perang Teluk rata-rata 1.125 serangan per hari.

Sedangkan dalam Perang Kosovo, lanjut Deptula, serangan AS Dia mengatakan kampanye Kosovo rata-rata 135 serangan per hari.Menurut pengakuan pilot militer AS, serangan AS terhadap ISIS kurang dari satu jam per hari. Deptula menyalahkan Gedung Putih untuk operasi militer ISIS yang dia sebut “macet”.

Senator AS, John McCain, baru-baru ini juga mengeluh bahwa 75 persen dari pilot AS pulang tanpa menjatuhkan persenjataan apapun. Penyebabnya, lagi-lagi karena lambatnya pengambilan keputusan oleh birokrasi militer AS. Kelambanan ini juga disebut-sebut sebagai penyebab mundurnya kepala Pentagon yang lama, Chuck Hagel.

Sementara itu, seorang pejabat senior di Pentagon, menolak jika perang melawan ISIS dibandingkan dengan Perang Teluk dan Perang Kosovo.

”Perang Teluk dan Kosovo bukan perbandingan yang wajar. Dalam berbagai contoh,kami melawan pasukan konvensional. Hari ini (saat melawan ISIS), kita mendukung perang melawan teroris yang menyatu dengan penduduk sipil,” kata pejabat itu yang berbicara dalam kondisi anonim.

“Ambang batas kami untuk korban sipil dan kerusakan ada jaminan rendah. Kami tidak ingin memiliki laga pertempuran ini. Kami memiliki mitra yang dapat diandalkan di lapangan,” katanya lagi.
(mas)
Berita Terkait
Senator Republik: Amerika...
Senator Republik: Amerika Serikat Akan Kembali ke Afghanistan
Mengapa ISIS Tak Pernah...
Mengapa ISIS Tak Pernah Menyerang Israel dan Amerika Serikat?
Bunuh Sandera AS, Dua...
Bunuh Sandera AS, Dua Algojo ISIS Mengaku Tidak Bersalah
Mengapa AS dan Aliansinya...
Mengapa AS dan Aliansinya Gagal Membendung Kebangkitan ISIS di Timur Tengah?
Inggris Kirim Bukti...
Inggris Kirim Bukti Terkait Algojo ISIS 'The Beatles' ke AS
Anggota Grup Jagal ISIS...
Anggota Grup Jagal ISIS Berjuluk The Beatles Akan Diekstradisi ke AS
Berita Terkini
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
22 menit yang lalu
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
2 jam yang lalu
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
3 jam yang lalu
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
5 jam yang lalu
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
8 jam yang lalu
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
9 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved