Lavrov: AS Tidak Cukup Kuat Lawan China dan Rusia

Kamis, 19 Januari 2023 - 00:33 WIB
loading...
A A A
Komentar Lavrov menggarisbawahi kepentingan strategis Moskow dari hubungannya dengan China pada saat tentaranya berjuang di Ukraina dan hubungan ekonominya dengan Barat telah dirusak oleh gelombang sanksi berturut-turut.

Dikatakan oleh Lavrov, hubungan Rusia dengan Beijing tidak pernah sekuat ini, dan kedua negara mengalihkan jumlah perdagangan mereka yang meningkat ke mata uang nasional mereka untuk mengurangi ketergantungan pada Barat dan paparan sanksi.

Rusia dan China menandatangani kemitraan 'tanpa batas' Februari lalu, beberapa hari sebelum Moskow mengirim angkatan bersenjatanya ke Ukraina. Hubungan ekonomi mereka berkembang pesat saat hubungan Rusia dengan Barat menyusut.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengandalkan Beijing untuk menyelamatkannya di tengah sanksi yang kuat. Meski begitu, ia secara terbuka mengakui bahwa mitranya dari China Xi Jinping memiliki 'kekhawatiran' atas tindakan Rusia di Ukraina.

Baca: Pasukan Ukraina Resmi Mulai Latihan Rudal Patriot di Pangkalan Militer AS

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Erdogan: Israel Makin...
Erdogan: Israel Makin Berani karena Dunia Bungkam
Rekomendasi
PBNU Gelar Munas dan...
PBNU Gelar Munas dan Konbes di Ploso Kediri pada 20-23 Juni 2026, Presiden Prabowo Diundang
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
Berita Terkini
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Israel, IDF Bombardir Lebanon
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved