Ukraina Salahkan Rusia atas 2.000 Serangan Siber pada Tahun Lalu

Rabu, 18 Januari 2023 - 15:10 WIB
loading...
Ukraina Salahkan Rusia...
Ukraina Salahkan Rusia atas 2.000 Serangan Siber pada Tahun Lalu. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Seorang pejabat senior Ukraina , Yuriy Schygol menyalahkan Rusia karena melakukan lebih dari 2.000 serangan dunia maya di Ukraina pada tahun 2022. Ia berbicara pada konferensi pers yang menurutnya ditunda karena serangan dunia maya.

Schygol mengatakan kepada wartawan, bahwa konferensi siaran langsungnya terpaksa dimulai terlambat 15 menit karena peretasan Rusia. Namun, ia tidak menjelaskan atau memberikan bukti untuk pernyataannya.

Baca: Gelombang Serangan Rusia Hantam Fasilitas Infrastruktur Utama Ukraina

“Yang bisa dilakukan peretas Rusia hanyalah menunda dimulainya pengarahan kami selama 15 menit,” kata Schygol, kepala Layanan Negara untuk Komunikasi Khusus dan Perlindungan Informasi, seperti dikutip dari Reuters.

Selama jumpa pers, Schygol mengatakan, Ukraina telah dilanda 2.194 serangan siber pada tahun 2022, dengan 1.655 di antaranya terjadi setelah invasi Moskow pada 24 Februari.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Siap-Siap, Apple bakal...
Siap-Siap, Apple bakal Naikkan Harga iPhone Dkk Imbas Biaya Chip Melonjak
Rekomendasi
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Mengenal Terapi Regeneratif,...
Mengenal Terapi Regeneratif, Pendekatan Medis untuk Peremajaan dan Pemulihan Jaringan
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Berita Terkini
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved