Rusia Komentari Ledakan di Gedung Apartemen Ukraina

Senin, 16 Januari 2023 - 20:25 WIB
loading...
Rusia Komentari Ledakan...
Petugas darurat bekerja di lokasi blok apartemen rusak berat akibat serangan rudal Rusia di Dnipro, Ukraina, 15 Januari 2023. Foto/REUTERS/Clodagh Kilcoyne
A A A
MOSKOW - Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Ukraina harus disalahkan atas ledakan mematikan di bangunan apartemen di kota Dnepr pada Sabtu (14/1/2023) dan bahkan beberapa pejabat Kiev mengatakan demikian.

“Angkatan Bersenjata Rusia tidak menargetkan bangunan tempat tinggal atau fasilitas infrastruktur sosial. Serangan hanya ditujukan pada sasaran militer,” ungkap Peskov kepada wartawan.

“Anda telah melihat kesimpulan dari perwakilan pihak Ukraina, yang mengatakan tragedi ini adalah akibat dari tindakan rudal pertahanan udara,” papar dia.

Menurut data terbaru dari Layanan Darurat Ukraina, sebanyak 36 orang tewas dan 75 orang lainnya terluka dalam ledakan tersebut.

Baca juga: Para Pejabat Ukraina Bertengkar Sengit Usai Ledakan Blok Apartemen

Ledakan itu menyebabkan kerusakan parah pada bangunan tersebut. Operasi penyelamatan melihat hampir 40 orang ditemukan dari puing-puing. Namun, nasib 34 warga masih belum diketahui.

Setelah insiden di Dnepr, Aleksey Arestovich, penasihat senior Presiden Ukraina Vladimir Zelensky, mengatakan ledakan di satu bangunan perumahan terjadi setelah pertahanan udara Ukraina mencegat rudal Rusia, yang akhirnya mengenai lokasi tersebut.

“(Rudal) ditembak jatuh. Rupanya jatuh di blok (apartemen). Tapi itu meledak saat jatuh,” papar dia.

Kata-katanya menimbulkan reaksi marah dari beberapa pejabat Ukraina, yang menyalahkan Arestovich karena mendiskreditkan militer Ukraina dan mengidentifikasinya sebagai pihak yang bersalah.

Wali Kota Dnepr mengecam ajudan presiden itu sebagai "binatang narsis dan mulut busuk". Dia mendesak Dinas Keamanan Ukraina (SBU) untuk turun tangan.

Militer Ukraina juga membantah pernyataan ajudan presiden. Militer menjelaskan mereka tidak memiliki sarana untuk menembak jatuh rudal jelajah supersonik seperti Kh-22 Rusia, yang diklaim terlibat dalam insiden tersebut.

Arestovich segera meminta maaf dan menyatakan dia seharusnya menyatakan secara lebih eksplisit bahwa kata-katanya hanyalah satu "versi" dari peristiwa daripada kebenaran tertinggi.

Namun, pada Minggu, dia mencabut permintaan maaf itu, bersikeras ucapannya diucapkan dengan hati-hati dan tidak membebaskan Rusia dari tuduhan sebenarnya.

Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan misilnya pada Sabtu ditujukan terhadap sistem komando dan kontrol militer Ukraina, serta menargetkan infrastruktur energi terkait. “Semua target yang ditugaskan telah tercapai,” papar pernyataan Kementerian itu.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PBB: Israel Lanjutkan...
PBB: Israel Lanjutkan Praktik Genosida di Gaza dan Tepi Barat, Anak-Anak Jadi Korban
Rekomendasi
Haul Akbar Ploso, Gus...
Haul Akbar Ploso, Gus Muhaimin: Jangan Hanya Menonton, Santri Harus Jadi Solusi Bangsa
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved