Ekstremis Israel Berdemo di Sheikh Jarrah, Teriakkan 'Kami Ingin Nakba Sekarang'

Minggu, 15 Januari 2023 - 11:41 WIB
loading...
Ekstremis Israel Berdemo...
Berdemo di Sheikh Jarah, ekstremis Israel teriakkan Kami Ingin Nakba Sekarang, merujuk pada peristiwa pengusiran warga Palestina dalam pembentukan negara Zionis itu pada tahun 1948. Foto/New Arab
A A A
TEL AVIV - Kelompok ekstrimis Israel yang dipimpin oleh seorang anggota dewan kota Sheikh Jarrah melakukan aksi demontsrasi. Dalam aksinya, mereka meneriakkan kata-kata "Kami Ingin Nakba Sekarang."

Mereka menggelar aksi sebagai tandingan dari demonstrasi yang dilakukan puluhan warga dan aktivis Sheikh Jarrah yang memprotes kebijakan baru pemerintah sayap kanan Israel. Para demonstran terlihat mengibarkan bendera Palestina dan menyerukan diakhirinya apartheid Israel.

Para pemukim ekstremis kemudian berkumpul dalam protes balasan, meneriakkan slogan-slogan rasis dan menyerukan pengulangan peristiwa Nakba, merujuk pada pengusiran ratusan ribu warga Palestina dari tanah mereka selama pembentukan negara Israel pada tahun 1948.

Baca: Israel Hentikan Subsidi untuk Imigran dari Konflik Ukraina

Polisi Israel terlihat menyerang pengunjuk rasa Palestina, termasuk pemrotes veteran Nafissa Khweiss, yang secara teratur mengambil bagian dalam protes duduk di Masjid al-Aqsa.

Namun, orang Israel yang menyerukan pengulangan peristiwa Nakba diizinkan untuk melanjutkan nyanyian seperti dikutip dari New Arab, Minggu (15/1/2023).

Nyanyian yang menyerukan pengusiran warga Palestina telah diberi oksigen segar dalam beberapa bulan terakhir dengan munculnya hak agama ekstremis dalam politik Israel.

Baca: Profil Brigade Al-Ridwan, Pasukan Khusus Hizbullah yang Siap Remuk Israel dari Dalam

"Anda berada di sini karena kesalahan, adalah kesalahan bahwa Ben-Gurion tidak menyelesaikan pekerjaannya dan tidak mengusir Anda pada tahun 1948," kata Bezalel Smotrich, yang mengepalai partai Zionisme Religius dan saat ini menjadi menteri keuangan Israel, kepada anggota Knesset Palestina pada Oktober 2021.

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, telah disaksikan beberapa kali meneriakkan "kematian bagi orang Arab" dalam pawai melalui Yerusalem - meskipun pada musim panas 2022 dia mengklaim bahwa "sudah bertahun-tahun" sejak dia melakukannya.

Baca: Hizbullah: Israel Ketakutan Brigade Al-Ridwan Masuk Palestina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Unjuk Rasa di DPR, Massa...
Unjuk Rasa di DPR, Massa HMI Bawa Boneka Jelangkung
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Iran: Israel Ingin Sabotase...
Iran: Israel Ingin Sabotase Perjanjian Damai Iran-AS
Rekomendasi
Warga Jakarta Bangun...
Warga Jakarta Bangun Gerakan Bersama Perangi Polusi Udara
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Prudential Syariah Raih...
Prudential Syariah Raih Penghargaan Brand of the Year 2026
Berita Terkini
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved