Foto Satelit Isyaratkan Angka Kematian Covid-19 di China Tinggi
Jum'at, 13 Januari 2023 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Di Chengdu, Provinsi Sichuan, citra satelit menunjukkan banyak kendaraan, termasuk kendaraan berwarna putih yang menyerupai mobil van yang biasa digunakan sebagai mobil jenazah, mengelilingi Rumah Duka Donglin. Foto area yang diambil setahun sebelumnya pada 18 Desember 2021, hampir tidak menunjukkan kendaraan apa pun di area tersebut.
Pakar China dan profesor emeritus di Hong Kong Baptist University, Jean-Pierre Cabestan kepada Time mengatakan, citra satelit “menunjukkan bahwa jumlah kematian jauh lebih tinggi daripada yang dikatakan pihak berwenang.”
China belum memperbarui laporan harian Covid-19 selama tiga hari, perubahan praktik yang tiba-tiba, menimbulkan keraguan atas transparansi negara tersebut pada situasi kesehatan masyarakat.
Menurut surat kabar China Daily yang dikelola pemerintah, pejabat kesehatan senior China pada hari Rabu mengklaim masih terlalu dini untuk penghitungan kematian dan infeksi Covid-19 yang akurat. China juga hanya menghitung kematian akibat pneumonia dan gagal napas sebagai kematian terkait Covid, sementara pemerintah lain menggunakan metrik yang berbeda.
Baca: Bye-bye Nol-Covid! Perbatasan Kembali Dibuka, Warga Hong Kong Mudik ke China
Kepala ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian Penyakit China, Wu Zunyou mengatakan, pusat berencana untuk merilis data kematian berlebih untuk menghilangkan kekhawatiran atas kebenaran statistik mereka. Tidak ada tanggal yang ditetapkan kapan data ini akan tersedia.
Pakar China dan profesor emeritus di Hong Kong Baptist University, Jean-Pierre Cabestan kepada Time mengatakan, citra satelit “menunjukkan bahwa jumlah kematian jauh lebih tinggi daripada yang dikatakan pihak berwenang.”
China belum memperbarui laporan harian Covid-19 selama tiga hari, perubahan praktik yang tiba-tiba, menimbulkan keraguan atas transparansi negara tersebut pada situasi kesehatan masyarakat.
Menurut surat kabar China Daily yang dikelola pemerintah, pejabat kesehatan senior China pada hari Rabu mengklaim masih terlalu dini untuk penghitungan kematian dan infeksi Covid-19 yang akurat. China juga hanya menghitung kematian akibat pneumonia dan gagal napas sebagai kematian terkait Covid, sementara pemerintah lain menggunakan metrik yang berbeda.
Baca: Bye-bye Nol-Covid! Perbatasan Kembali Dibuka, Warga Hong Kong Mudik ke China
Kepala ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian Penyakit China, Wu Zunyou mengatakan, pusat berencana untuk merilis data kematian berlebih untuk menghilangkan kekhawatiran atas kebenaran statistik mereka. Tidak ada tanggal yang ditetapkan kapan data ini akan tersedia.
Lihat Juga :