Kepung Pasukan Ukraina, Tentara Bayaran Rusia Rebut Seluruh Soledar
Rabu, 11 Januari 2023 - 16:18 WIB
loading...
Kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner Group, telah menguasai seluruh wilayah Soledar, Donetsk. Beberapa pasukan Ukraina dikepung. Foto/REUTERS
A
A
A
SOLEDAR - Kelompok tentara bayaran Rusia , Wagner Group, mengumumkan bahwa unit-unitnya telah menguasai seluruh wilayah Soledar, Donetsk. Mereka mengeklaim pertempuran masih berlangsung dengan sejumlah pasukan Ukraina telah dikepung.
Direktur Wagner Group Yevgeny Prigozhin mengumumkan kemenangan pasukannya pada Selasa malam. Prigozhin merupakan sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Ada sebuah kuali di pusat kota, tempat pertempuran perkotaan terjadi,” kata Prigozhin dalam pernyataan yang dirilis ke media, seperti dikutip Russia Today, Rabu (11/1/2023) .
"Kami akan mengumumkan jumlah tahanan besok," lanjut Prigozhin.
Baca juga: Jihadis Perang Suriah Rustam Azhiev Muncul di Ukraina Melawan Rusia
Dia menambahkan bahwa hanya Wagner dan tidak ada unit lain yang ambil bagian dalam penyerbuan Soledar.
Sebuah video yang memperlihatkan dua tentara Wagner berdiri dengan tenang di luar gedung administrasi kota dirilis di media sosial pada hari sebelumnya. Rekaman seperti itu, yang biasanya disertai dengan koordinat geospasial, telah umum digunakan selama konflik untuk mengumumkan penguasaan teritorial.
Direktur Wagner Group Yevgeny Prigozhin mengumumkan kemenangan pasukannya pada Selasa malam. Prigozhin merupakan sekutu Presiden Rusia Vladimir Putin.
“Ada sebuah kuali di pusat kota, tempat pertempuran perkotaan terjadi,” kata Prigozhin dalam pernyataan yang dirilis ke media, seperti dikutip Russia Today, Rabu (11/1/2023) .
"Kami akan mengumumkan jumlah tahanan besok," lanjut Prigozhin.
Baca juga: Jihadis Perang Suriah Rustam Azhiev Muncul di Ukraina Melawan Rusia
Dia menambahkan bahwa hanya Wagner dan tidak ada unit lain yang ambil bagian dalam penyerbuan Soledar.
Sebuah video yang memperlihatkan dua tentara Wagner berdiri dengan tenang di luar gedung administrasi kota dirilis di media sosial pada hari sebelumnya. Rekaman seperti itu, yang biasanya disertai dengan koordinat geospasial, telah umum digunakan selama konflik untuk mengumumkan penguasaan teritorial.
Lihat Juga :