Ekspo Haji: Arab Saudi Kembalikan Jumlah Jamaah Haji Seperti Sebelum Pandemi
Selasa, 10 Januari 2023 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
“Kami bekerja dengan mitra kami dalam transportasi dan logistik sistem serta mitra mereka untuk meningkatkan kapasitas kursi, termasuk pendirian bandara terbesar di Kerajaan untuk melayani para tamu Rahman (Allah SWT), yaitu Bandara Internasional King Abdulaziz di Jeddah, yang biayanya melebihi lebih dari (40) miliar riyal, pembangunan kereta Haramain, yang menghubungkan Makkah Al-Mukarramah dan Al-Madinah Al-Munawwarah, dengan biaya lebih dari (64) miliar riyal, yang sangat besar berkontribusi untuk mengurangi waktu perjalanan menjadi dua jam, setelah perjalanan biasanya memakan waktu lebih dari 6 jam,” papar dia.
![Ekspo Haji: Arab Saudi Kembalikan Jumlah Jamaah Haji Seperti Sebelum Pandemi]()
Dia mencontohkan keinginan Kementerian Haji dan Umrah untuk terus mengembangkan layanan yang diberikan kepada para tamu Rahman dan meningkatkan pengalaman mereka sepanjang perjalanan.
Karena itu kementerian menurunkan nilai premi asuransi komprehensif untuk jamaah umrah dari 235 riyal untuk pelaku umrah menjadi 88 riyal, dengan tingkat pengurangan 63%, serta mengurangi asuransi untuk jamaah dari 109 riyal menjadi 29 serta SAR pada tingkat 73%.
Itu dilakukan karena keinginan Kerajaan meningkatkan kualitas layanan dan memfasilitasi akses ke jamaah, dan untuk memfasilitasi kedatangan jamaah haji dan umrah ke Makkah dan Madinah.
Baca juga: Seorang Kardinal Ungkap Rencana Rahasia Gulingkan Paus Fransiskus
Al-Rabeeah menjelaskan, “Mulai dari dunia saat ini, semua misi haji dapat dikontrak dengan perusahaan berlisensi mana pun di dalam Kerajaan, seperti beberapa dekade yang lalu. Kontrak dengan beberapa perusahaan untuk misi haji, bukan hanya satu perusahaan.”

Dia mencontohkan keinginan Kementerian Haji dan Umrah untuk terus mengembangkan layanan yang diberikan kepada para tamu Rahman dan meningkatkan pengalaman mereka sepanjang perjalanan.
Karena itu kementerian menurunkan nilai premi asuransi komprehensif untuk jamaah umrah dari 235 riyal untuk pelaku umrah menjadi 88 riyal, dengan tingkat pengurangan 63%, serta mengurangi asuransi untuk jamaah dari 109 riyal menjadi 29 serta SAR pada tingkat 73%.
Itu dilakukan karena keinginan Kerajaan meningkatkan kualitas layanan dan memfasilitasi akses ke jamaah, dan untuk memfasilitasi kedatangan jamaah haji dan umrah ke Makkah dan Madinah.
Baca juga: Seorang Kardinal Ungkap Rencana Rahasia Gulingkan Paus Fransiskus
Al-Rabeeah menjelaskan, “Mulai dari dunia saat ini, semua misi haji dapat dikontrak dengan perusahaan berlisensi mana pun di dalam Kerajaan, seperti beberapa dekade yang lalu. Kontrak dengan beberapa perusahaan untuk misi haji, bukan hanya satu perusahaan.”
Lihat Juga :