Negara Uni Eropa Ini Terapkan Kembali Wajib Militer

Selasa, 10 Januari 2023 - 15:08 WIB
loading...
Negara Uni Eropa Ini...
Tentara dari resimen Gotland berpatroli di pelabuhan Visby, pulau Swedia Gotland, Swedia, 13 Januari 2022. Foto/TT News Agency/Karl Melander/REUTERS
A A A
STOCKHOLM - Pemerintah Swedia berencana memperkenalkan kembali layanan wajib militer di negara itu. Perdana Menteri Ulf Kristersson mengumumkan kebijakan itu selama konferensi pers pada Senin (9/1/2023).

Dia menambahkan Badan Kontinjensi Sipil (MSB) akan diperintahkan untuk mempersiapkan langkah tersebut akhir pekan ini.

Menurut Menteri Pertahanan Sipil Carl-Oskar Bohlin, langkah pertama adalah mengirim orang dengan keterampilan yang sesuai ke layanan penyelamatan kota untuk melakukan layanan sipil di sana.

Dia mencatat sebanyak 3.000 rekrutan dapat menjadi bagian dari gelombang pertama ini, tetapi menekankan selama pertemuan MSB pekan lalu bahwa detailnya belum diselesaikan.

“Kami tidak tahu persis berapa banyak yang bisa dicakup oleh kewajiban ini. Kami melihat layanan penyelamatan kota saat ini tidak dirancang untuk tuntutan kesiagaan tinggi dan akhirnya serangan bersenjata,” ujar Bohlin.

Baca juga: Ukraina: Satu-satunya Kapal Induk Rusia Sangat Buruk, Bahkan Tak Bisa Bergerak

“Pengalaman dari Ukraina jelas, dalam hal melindungi penduduk sipil, layanan darurat berada di bawah tekanan yang sangat berat,” papar dia.

Layanan sipil wajib awalnya ditinggalkan di Swedia pada tahun 2008. “MSB akan memiliki waktu hingga 1 Maret untuk mempersiapkan pengaktifan tugas sipil,” ungkap menteri tersebut.

Dia menambahkan pemerintah Swedia berharap membuatnya kembali dalam skala yang jauh lebih besar dari sebelumnya.

Menurut dia, mereka yang dipanggil untuk bertugas akan menjalani pelatihan tambahan untuk melakukan operasi penyelamatan dalam kondisi militer.

Pegawai negeri adalah warga sipil yang setara dengan wajib militer, di mana warga negara dipanggil untuk menjalankan misi yang sangat penting bagi kemampuan pertahanan suatu negara.

Ini termasuk mengisi posisi dalam perawatan kesehatan, perawatan anak, perlindungan kebakaran dan layanan penting lainnya.

Swedia menghidupkan kembali wajib militernya pada tahun 2017, mengutip aktivitas militer Rusia sebagai salah satu alasannya.

Kebijakan tersebut mengharuskan orang untuk melayani antara sembilan dan 12 bulan.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Brasil vs Maroko: Misi...
Brasil vs Maroko: Misi Selecao Akhiri Dahaga Gelar Dimulai
Peduli Lingkungan, Aliansi...
Peduli Lingkungan, Aliansi Lintas Agama-Kementerian LH Serukan Tobat Ekologis Nasional
20 Negara Pengimpor...
20 Negara Pengimpor Terbesar Produk China, Indonesia Peringkat Berapa?
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved