AS Dilaporkaan Bakal Kirim 50 'Pembunuh Tank' ke Ukraina

Jum'at, 06 Januari 2023 - 18:53 WIB
loading...
A A A
Kiev telah meminta senjata berat selama konflik, khususnya meminta tank tempur utama M1 Abrams dalam 'daftar keinginan' Natal yang dibagikan oleh penasihat senior Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky bulan lalu.

Namun, pejabat AS terus mengesampingkan memberikan tank seberat 60 ton itu, dengan staf pemerintah yang tidak disebutkan namanya mengatakan kepada Washington Post bahwa mereka tidak cocok untuk pasukan Ukraina karena kecenderungan mereka untuk mogok dan konsumsi bahan bakar yang boros.

Sebaliknya, Washington dan beberapa sekutu Barat, termasuk Jerman dan Prancis, telah menawarkan kendaraan lapis baja yang lebih ringan. Paris baru-baru ini setuju untuk mengirim beberapa kendaraan tempur lapis baja AMX-10 yang sudah tua dan Berlin mengumumkan pengiriman kendaraan Marder yang sebanding. Ketiga negara tersebut telah menolak permintaan tank berat.

Dikembangkan pada 1980-an untuk bersaing dengan kendaraan tempur BMP Soviet, Bradley dirancang untuk mengangkut dan memberikan perlindungan bagi infanteri, hadir dalam beberapa varian berbeda. Sementara Pentagon tidak menentukan model yang akan dikirim ke Ukraina, M3 Bradley biasanya dioperasikan oleh tiga awak, dan memiliki ruang ekstra untuk pasukan pengintai dan rudal BGM-71 TOW, senjata anti-tank.

Baca: Prancis akan Kirim Kendaraan Tempur Ringan ke Ukraina
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Hasil Piala AFF 2026:...
Hasil Piala AFF 2026: Vietnam Pesta 7 Gol ke Gawang Timor Leste
Proses Pemeliharaan...
Proses Pemeliharaan dan Pengisian Galon Bermerek Dipastikan Penuhi Standar Industri
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved