Jerman Emoh Kirim Tank Leoprad, Pejabat Ukraina Sewot
Kamis, 05 Januari 2023 - 19:36 WIB
loading...
A
A
A
“Negara-negara yang mengerti itu membantu kami dengan kapasitas 150%. Negara-negara yang perlahan menyadari perlunya mengatasi masalah ini, mereka juga mulai bertindak,” ujar Danilov.
Sementara Berlin telah menyediakan Kiev dengan persenjataan dalam jumlah besar, Berlin enggan untuk memasoknya dengan tank tempur Leopard 2 modern. Kanselir Jerman Olaf Scholz sebelumnya menjelaskan bahwa karena tidak ada negara lain yang menyediakan persenjataan setara untuk Ukraina, Berlin seharusnya tidak menjadi yang pertama melakukannya.
Jajak pendapat YouGov bulan Desember juga menunjukkan bahwa 45% orang Jerman tidak ingin negaranya mengirimkan tank Leopard 2 ke Kiev, dengan 33% lainnya mengatakan bahwa mereka mendukung langkah tersebut.
Pejabat Ukraina telah berulang kali menyuarakan ketidakpuasan atas sikap Jerman mengenai masalah tersebut, dengan Menteri Luar Negeri Dmitroy Kuleba bulan lalu mengatakan bahwa Kiev tidak mengerti mengapa Jerman mengirim artileri tetapi bukan kendaraan berat lapis baja.
Baca: Jerman Tidak Punya Rencana Kirim Tank Leopard 2 ke Ukraina
Pada hari Senin, Michael Mueller, yang duduk di Komite Kebijakan Luar Negeri parlemen Jerman, mengatakan kepada media bahwa Berlin akan terus menahan diri dari langkah sepihak yang dianggap buruk, terutama dalam konteks pengiriman senjata.
Sementara Berlin telah menyediakan Kiev dengan persenjataan dalam jumlah besar, Berlin enggan untuk memasoknya dengan tank tempur Leopard 2 modern. Kanselir Jerman Olaf Scholz sebelumnya menjelaskan bahwa karena tidak ada negara lain yang menyediakan persenjataan setara untuk Ukraina, Berlin seharusnya tidak menjadi yang pertama melakukannya.
Jajak pendapat YouGov bulan Desember juga menunjukkan bahwa 45% orang Jerman tidak ingin negaranya mengirimkan tank Leopard 2 ke Kiev, dengan 33% lainnya mengatakan bahwa mereka mendukung langkah tersebut.
Pejabat Ukraina telah berulang kali menyuarakan ketidakpuasan atas sikap Jerman mengenai masalah tersebut, dengan Menteri Luar Negeri Dmitroy Kuleba bulan lalu mengatakan bahwa Kiev tidak mengerti mengapa Jerman mengirim artileri tetapi bukan kendaraan berat lapis baja.
Baca: Jerman Tidak Punya Rencana Kirim Tank Leopard 2 ke Ukraina
Pada hari Senin, Michael Mueller, yang duduk di Komite Kebijakan Luar Negeri parlemen Jerman, mengatakan kepada media bahwa Berlin akan terus menahan diri dari langkah sepihak yang dianggap buruk, terutama dalam konteks pengiriman senjata.
Lihat Juga :