Drone Rusia 7 Kali Lebih Murah Dibanding Rudal Pertahanan Udara Ukraina
Kamis, 05 Januari 2023 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Surat kabar itu mengutip kepala konsultan Ukraina Molfar, Artem Starosiek, yang mengklaim menggunakan rudal untuk melawan UAV menelan biaya hingga tujuh kali lebih banyak daripada drone itu sendiri.
“Drone yang digunakan Rusia dihargai sekitar USD20.000 per unit, sementara rudal darat-ke-udara dari gudang senjata Ukraina berkisar dari USD140.000 untuk S-300 era Soviet hingga USD500.000 untuk sistem NASAM yang dipasok AS,” papar Starosiek.
Artikel tersebut mengklaim drone yang digunakan Rusia di Ukraina adalah Shahed-136, yang dipasok oleh Iran. Klaim ini telah dibantah Moskow dan Teheran dalam banyak kesempatan.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menegaskan drone Geran-2 dibuat di dalam negeri, sama seperti semua perangkat keras lain yang digunakan dalam operasi militer melawan Kiev.
Kementerian Luar Negeri Iran hanya mengonfirmasi pengiriman sejumlah kecil drone ke Rusia sebelum pecahnya konflik dengan Ukraina.
Teheran menekankan tidak ada pengiriman baru yang dilakukan sejak saat itu.
Namun demikian, Starosiek membela strategi Kiev, dengan alasan, “Biaya untuk menembak jatuh drone masih jauh lebih murah daripada memperbaiki pembangkit listrik yang rusak atau hancur.”
“Drone yang digunakan Rusia dihargai sekitar USD20.000 per unit, sementara rudal darat-ke-udara dari gudang senjata Ukraina berkisar dari USD140.000 untuk S-300 era Soviet hingga USD500.000 untuk sistem NASAM yang dipasok AS,” papar Starosiek.
Artikel tersebut mengklaim drone yang digunakan Rusia di Ukraina adalah Shahed-136, yang dipasok oleh Iran. Klaim ini telah dibantah Moskow dan Teheran dalam banyak kesempatan.
Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menegaskan drone Geran-2 dibuat di dalam negeri, sama seperti semua perangkat keras lain yang digunakan dalam operasi militer melawan Kiev.
Kementerian Luar Negeri Iran hanya mengonfirmasi pengiriman sejumlah kecil drone ke Rusia sebelum pecahnya konflik dengan Ukraina.
Teheran menekankan tidak ada pengiriman baru yang dilakukan sejak saat itu.
Namun demikian, Starosiek membela strategi Kiev, dengan alasan, “Biaya untuk menembak jatuh drone masih jauh lebih murah daripada memperbaiki pembangkit listrik yang rusak atau hancur.”
Lihat Juga :