AS Terus Bangun Radar Canggih di Palau untuk Awasi China

Minggu, 01 Januari 2023 - 06:01 WIB
loading...
A A A
“Palau sendiri menjadi sangat strategis karena Amerika Serikat berfokus pada persiapan untuk potensi konflik tingkat tinggi di masa depan di wilayah tersebut melawan pasukan China, tetapi juga untuk mengatasi ancaman yang ditimbulkan oleh persenjataan rudal musuh seperti Korea Utara,” ungkap outlet tersebut.

Pada September 2020, pemerintah Palau dilaporkan memberi tahu Menteri Pertahanan AS saat itu Mark Esper bahwa negara kepulauan Pasifik itu sepenuhnya terbuka untuk pembangunan pangkalan militer Pentagon di pulau itu.

Palau, yang merupakan salah satu dari sedikit negara yang tidak memiliki angkatan bersenjata, memiliki perjanjian dengan AS yang mewajibkan Washington mempertahankan pulau tersebut.

Radar Over-the-Horizon (OTH) mampu mendeteksi target yang berada di luar batas jangkauan radar biasa.

Mereka beroperasi dalam rentang frekuensi HF dari 5 hingga 30 MHz dan dapat melihat target yang biasanya berjarak ratusan hingga ribuan kilometer.

Radar ini menggunakan sinyal radio yang kuat yang ditransmisikan dengan bantuan antena besar atau susunannya.

Sinyal-sinyal itu dipantulkan oleh ionosfer untuk mencapai target. Radar OTH terutama digunakan sebagai sistem peringatan dini dan deteksi ancaman. Mereka juga digunakan untuk navigasi dan pengawasan di kapal komersial dan militer.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Trump Sebut Israel Bisa...
Trump Sebut Israel Bisa Hancur dalam 24 Jam jika Iran Punya Senjata Nuklir
Rekomendasi
Singgung Peran KPRP,...
Singgung Peran KPRP, Pakar: Kritik Mahfud MD Terhadap UU Polri Sangat Aneh
Denny JA Soroti Kerusuhan...
Denny JA Soroti Kerusuhan Agustus 2025 dalam Perspektif Kelas Rentan Digital
Vicky Shu Sindir Calo...
Vicky Shu Sindir Calo Konser BTS Patok Harga Selangit, Kesal Oknum Menimbun Tiket
Berita Terkini
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved