3 Pemimpin Komunis Terkejam di Dunia, Jutaan Jiwa Jadi Korban
Sabtu, 31 Desember 2022 - 21:26 WIB
loading...
A
A
A
Kampanye kontrarevolusioner yang dilakukan Mao Zedong dilaporkan merenggut sekitar 800.000 nyawa tambahan. Sebagian besar korban adalah mantan anggota KMT, kaum intelektual, hingga pengusaha.
Kemudian, pada tahun 1953-1958, Mao meluncurkan Rencana Lima Tahun yang ditujukan untuk menjadikan China sebagai kekuatan industri besar. Dalam hal ini, dia memaksa para petani untuk meleburkan besi daripada merawat tanamannya.
Hasilnya, diperkirakan sekitar 30-40 juta orang China kelaparan pada kurun 1958-1960. Di akhir hayatnya, Mao Zedong menderita penyakit parkinson dan meninggal pada 9 September 1976.
2. Joseph Stalin
Joseph Stalin merupakan salah satu pemimpin terkejam di dunia. Dia adalah diktator Uni Soviet yang pernah menjadi penguasa sekitar 1929-1953.
Mengutip laman History, Stalin lahir dengan nama Josef Vissarionovich Djugashvili pada tahun 1878. Dia dibesarkan di kota Gori, Georgia, yang kala itu masuk bagian Kekaisaran Rusia.
Saat umurnya mencapai 30-an tahun, dia mengambil nama Stalin dari bahasa Rusia yang memiliki arti “Manusia Baja”. Dalam riwayatnya, dia berhasil merebut kekuasaan Partai Komunis pasca-Lenin meninggal.
Saat menjadi penguasa, Joseph Stalin meluncurkan rencana lima tahun yang ditujukan untuk mengubah Uni Soviet dari masyarakat petani menjadi negara adidaya industri.
Dalam kebijakannya, dia memusatkan kontrol kendali pemerintah atas ekonomi, termasuk kolektivisasi sektor pertanian. Jutaan petani yang menolak bekerja sama langsung ditembak atau diasingkan.
Sebagai hasil dari kolektivisasi paksa pertanian di Uni Soviet, negara tersebut justru dilanda kelaparan yang menewaskan jutaan orang.
Stalin memimpin dengan teror. Dia tak segan membunuh orang yang tak sepaham atau juga mengirimnya ke kamp kerja paksa sebagai hukumannya. Dia adalah orang yang harus bertanggung jawab atas kematian jutaan orang di zamannya.
Kemudian, pada tahun 1953-1958, Mao meluncurkan Rencana Lima Tahun yang ditujukan untuk menjadikan China sebagai kekuatan industri besar. Dalam hal ini, dia memaksa para petani untuk meleburkan besi daripada merawat tanamannya.
Hasilnya, diperkirakan sekitar 30-40 juta orang China kelaparan pada kurun 1958-1960. Di akhir hayatnya, Mao Zedong menderita penyakit parkinson dan meninggal pada 9 September 1976.
2. Joseph Stalin
Joseph Stalin merupakan salah satu pemimpin terkejam di dunia. Dia adalah diktator Uni Soviet yang pernah menjadi penguasa sekitar 1929-1953.
Mengutip laman History, Stalin lahir dengan nama Josef Vissarionovich Djugashvili pada tahun 1878. Dia dibesarkan di kota Gori, Georgia, yang kala itu masuk bagian Kekaisaran Rusia.
Saat umurnya mencapai 30-an tahun, dia mengambil nama Stalin dari bahasa Rusia yang memiliki arti “Manusia Baja”. Dalam riwayatnya, dia berhasil merebut kekuasaan Partai Komunis pasca-Lenin meninggal.
Saat menjadi penguasa, Joseph Stalin meluncurkan rencana lima tahun yang ditujukan untuk mengubah Uni Soviet dari masyarakat petani menjadi negara adidaya industri.
Dalam kebijakannya, dia memusatkan kontrol kendali pemerintah atas ekonomi, termasuk kolektivisasi sektor pertanian. Jutaan petani yang menolak bekerja sama langsung ditembak atau diasingkan.
Sebagai hasil dari kolektivisasi paksa pertanian di Uni Soviet, negara tersebut justru dilanda kelaparan yang menewaskan jutaan orang.
Stalin memimpin dengan teror. Dia tak segan membunuh orang yang tak sepaham atau juga mengirimnya ke kamp kerja paksa sebagai hukumannya. Dia adalah orang yang harus bertanggung jawab atas kematian jutaan orang di zamannya.
Lihat Juga :