AS Tanggapi Santai Peluncuran Rudal Balistik Korea Utara

Sabtu, 31 Desember 2022 - 10:44 WIB
loading...
AS Tanggapi Santai Peluncuran...
Korea Utara meluncurkan rudal balistik pada Sabtu (31/12/2022). Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) merespons dengan santai peluncurkan rudal balistik yang dilakukan oleh Korea Utara di hari terakhir tahun 2022, Sabtu (31/12/2022). AS menyebut peluncuran itu tidak menimbulkan ancaman langsung terhadap personel atau wilayah AS maupun sekutunya.

"Komitmen AS untuk pertahanan Korea Selatan dan Jepang tetap kuat," kata Komando Indo-Pasifik AS dalam sebuah pernyataan seperti dilansir dari Reuters.

Pernyataan itu menambahkan bahwa peluncuran oleh Korea Utara menyoroti dampak destabilisasi dari senjata pemusnah massal dan program rudal balistiknya.

Baca: Profil Bureau 121, Badan Siber Militer Korea Utara yang Mampu Rampok Uang dari Pasar Kripto Dunia

Menurut militer Korea Selatan, Korea Utara menembakkan tiga rudal balistik ke arah laut timur Semenanjung Korea pada hari Sabtu pagi. Itu dilakukan setelah sebelumnya Pyongyang menerbangkan lima drone ke wilayah udaranya untuk pertama kalinya sejak 2017.

Isiden itu menimbulkan kegelisahan di antara banyak warga Korea Selatan atas keamanan negara itu, di mana pihak militer akhirnya menyampaikan permintaan maaf publik yang jarang terjadi pada hari Selasa.

Korea Utara telah menguji coba lebih dari 70 rudal balistik dan jelajah pada tahun ini. Beberapa ahli mengatakan Korea Utara berusaha memodernisasi persenjataannya dan meningkatkan pengaruhnya dalam urusan masa depan dengan Amerika Serikat.

Baca: Presiden Korsel: Setiap Provokasi Korut Harus Ditanggapi dengan Pembalasan

Peluncuran tersebut dilakukan saat Korea Utara berada di bawah pertemuan partai besar yang berkuasa di Pyongyang untuk meninjau kembali kebijakan masa lalu dan tujuan kebijakan baru untuk tahun 2023.

Beberapa pengamat mengatakan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akan menegaskan kembali sumpahnya untuk memperluas persenjataan nuklirnya dan memperkenalkan senjata canggih atas nama menghadapi apa yang disebutnya permusuhan AS.

Ada kekhawatiran bahwa Korea Utara akan melakukan uji coba nuklir pertamanya dalam lima tahun. Pada akhir Oktober, pejabat AS dan Korea Selatan mengatakan bahwa Pyongyang sedang bersiap untuk menguji senjata atom segera, yang akan menjadi uji coba nuklir pertamanya sejak 2017.

Baca: Kim Jong-un Ungkap Target Baru Militer Korea Utara pada 2023
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Belfast Membara! Kerusuhan...
Belfast Membara! Kerusuhan Pecah, Sejumlah Bangunan dan Kendaraan Dibakar
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved