5 Pasukan Elite Amerika Serikat untuk Operasi Khusus dan Misi Rahasia

Kamis, 29 Desember 2022 - 19:31 WIB
loading...
A A A
Personel Navy Seal mahir melaksanakan serangan penghancuran bawah air serta combat swimmer. Saat melaksanakan misi tempur di udara, para personel dapat terjun dari ketinggian lebih 10.000 kaki.

Lalu, saat berada di darat, pasukan dapat bertempur di medan ekstrem. Presiden Amerika Serikat John F Kennedy disebut mempunyai peran dalam pembentukan Navy Seal.

Pada Mei 1961, pasukan Navy Seal mulai aktif menjalankan misi khusus sesuai harapan Kennedy. Operasi penting yang pernah dilakukan Navy Seal adalah Red Wing, Just Cause Operation, hingga berhasil membunuh teroris Osama bin Laden.

5. Night Stalker

Pasukan elite Night Stalker terdiri dari pilot dan prajurit yang terlatih dalam mengoperasikan helikopter pengangkutan pasukan serta peralatannya.

5 Pasukan Elite Amerika Serikat untuk Operasi Khusus dan Misi Rahasia


Mereka menerbangkan pasukan reguler serta misi yang melibatkan pasukan khusus. Night Stalkers diisi oleh penerbang terbaik di Angkatan Darat Amerika Serikat.

Dalam menjalankan tugas, Night Stalkers mempunyai kesiapsiagaan yang tinggi serta siap untuk ditugaskan ke mana saja.

Sesuai namanya, Night Stalker mempunyai keahlian serta spesialisasi dalam melakukan misi di tengah kegelapan. Pasukan Night Stalkers memiliki sejumlah helikopter canggih yang sudah dimodifikasi secara khusus.

Pasukan ini dibentuk pada 1981. Night Stalker pernah terlibat dalam berbagai misi, seperti Perang Teluk I, Operasi Gothic Serpent, serta Operasi Iraqi Freedom.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Bus Jatuh ke Jurang...
Bus Jatuh ke Jurang Tewaskan Setidaknya 40 Orang di Pakistan
Krisis Global Jadi Topik...
Krisis Global Jadi Topik Hangat Simulasi Sidang PBB di Bangkok, Delegasi Indonesia Mendominasi
Rekomendasi
Kanada vs Maroko: Mampukah...
Kanada vs Maroko: Mampukah The Canucks Akhiri Kutukan?
Hydroplus Soccer League...
Hydroplus Soccer League All-Stars 2025/2026 Digelar di Kudus, 16 Tim Putri Berebut Gelar Musim Perdana
Pakar Hukum Sebut Kasus...
Pakar Hukum Sebut Kasus Roy Suryo Tidak Memenuhi Syarat Deponering
Berita Terkini
Jenderal Paling Ditakuti...
Jenderal Paling Ditakuti Israel dan AS Ini Muncul dari Persembunyian saat Pemakaman Khamenei
Nada Kemenangan Rusia...
Nada Kemenangan Rusia Berubah Drastis ketika Ukraina Terapkan Taktik Asimetris
Gelombang Panas Ganggu...
Gelombang Panas Ganggu Perayaan Kemerdekaan AS ke-250
10 Juta Rakyat Iran...
10 Juta Rakyat Iran Hadiri Pemakaman Khamenei, Bendera Merah Dikibarkan
Houthi Ancam Saudi,...
Houthi Ancam Saudi, Riyadh Janji Beri Respons Keras!
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
Infografis
IRGC Siapkan Jebakan...
IRGC Siapkan Jebakan Maut untuk Armada Amerika Serikat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved