Tiga Personel Layanan Darurat Ukraina Tewas Akibat Ledakan Ranjau

Minggu, 25 Desember 2022 - 18:50 WIB
loading...
A A A
Departemen Luar Negeri AS memperkirakan pada awal Desember sekitar 160.000 km persegi tanah Ukraina perlu diperiksa untuk bahaya bahan peledak. Itu hampir setengah dari luas daratan Jerman.

Baca: Rudal Rusia Hujani Kherson, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky Marah

"Kami berharap ini menjadi salah satu ranjau darat terbesar dan tantangan tata cara yang belum meledak sejak Perang Dunia II," kata Departemen Luar Negeri dalam pengarahan yang diposting di situs webnya, seperti dikutip dari Reuters.

Pada hari Sabtu, pihak berwenang Ukraina mengatakan serangan Rusia telah menewaskan sedikitnya 10 orang di Kota Kherson, sementara Moskow menyalahkan pasukan Ukraina atas serangan itu.

Rusia, yang menginvasi Ukraina 10 bulan lalu, menguasai sebagian besar tetapi tidak semua wilayah Kherson. Pada pertengahan November, pasukan Ukraina merebut kembali kota Kherson - pusat administrasi wilayah tersebut - dan sejumlah permukiman di wilayah tersebut.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump Ingin Buru-Buru...
Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni
Rekomendasi
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Kurang dari 12 Jam,...
Kurang dari 12 Jam, Satreskrim Polres Pelalawan Tangkap Perampok Sadis
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
10.000 Tentara Israel...
10.000 Tentara Israel Tewas atau Terluka Akibat Perang di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved