Mantan PM Italia Draghi: Hanya Putin yang Dapat Akhiri Konflik di Ukraina

Minggu, 25 Desember 2022 - 05:01 WIB
loading...
Mantan PM Italia Draghi:...
Mantan Perdana Menteri (PM) Italia Mario Draghi. Foto/sputnik
A A A
ROMA - Meskipun ada perubahan positif dalam saluran komunikasi atas krisis Ukraina, prospek perdamaian sulit dan hanya Presiden Rusia Vladimir Putin yang dapat mengakhiri konflik.

Mantan Perdana Menteri (PM) Italia Mario Draghi mengatakan hal itu pada Sabtu (24/12/2022).

"Pemerintah saya selalu mencari perdamaian dan berusaha memfasilitasi kemungkinan mediasi: misalnya, apa yang dilakukan dengan biji-bijian yang diblokir di pelabuhan Laut Hitam. Namun, hanya Putin yang dapat mengakhiri permusuhan ini," ujar Draghi dalam wawancara dengan wartawan Italia.

“Roma secara konsisten memberikan dukungan komprehensif kepada Ukraina, bersama dengan sekutunya dari G7, Uni Eropa (UE), dan NATO, menunjukkan bahwa Italia dapat menjadi negara terkemuka di Eropa," tegas mantan perdana menteri itu.

Baca juga: Kebanyakan Orang Israel Senang dengan Pemerintahan Paling Ekstrem

Dia menambahkan, kebijakan Italia terkait dukungan terhadap Kiev dan sanksi terhadap Rusia dilakukan meski sebelumnya ada hubungan dekat antara Roma dan Moskow.

Sejak Rusia meluncurkan operasi militer di Ukraina pada 24 Februari, negara-negara Barat telah meluncurkan paket sanksi terhadap Moskow dan memberikan bantuan kemanusiaan, militer, dan keuangan kepada Kiev.

Rusia mengecam aliran senjata ke Ukraina dari sekutu Baratnya, dengan mengatakan hal itu menambah bahan bakar ke dalam api.

Moskow telah berulang kali mengindikasikan siap untuk negosiasi, tetapi Kiev telah mengadopsi undang-undang yang melarang pembicaraan apa pun.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Cerita El Rumi & Syifa...
Cerita El Rumi & Syifa Hadju Bulan Madu di Italia, Romantis hingga Penuh Kejutan
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Rieke Diah Pitaloka...
Rieke Diah Pitaloka Beri Dukungan untuk Nikita Mirzani Jelang Sidang PK Perdana
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Premier Padel Valladolid...
Premier Padel Valladolid P2 2026 Tayang di VISION+, Cek Jadwal Lengkapnya
Berita Terkini
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
PBB Mulai Evakuasi 11.000...
PBB Mulai Evakuasi 11.000 Pelaut yang Terdampar di Selat Hormuz
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Infografis
Puji Trump, Putin Siap...
Puji Trump, Putin Siap Berunding Akhiri Perang Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved