Profil Mark Rutte, PM Belanda yang Minta Maaf Atas Perbudakan 250 Tahun Lalu
Jum'at, 23 Desember 2022 - 00:30 WIB
loading...
A
A
A
Kejadian tersebut viral dan langsung mendapat perhatian dari masyarakat luas. Banyak pihak memuji perilaku Rutte dan melihat bahwa dirinya memiliki mentalitas elitis. Meskipun begitu, Rutte tetap dipandang sebagai politikus yang kritis dan tajam.
Baca: Belanda Sampaikan Maaf, HNW: Pelanggaran HAM Masa Kolonial Juga Perlu Dituntaskan
Rutte pernah menjadi guru di sekolah Johan de Witt, di Den Haag dan mengajar pelajaran bahasa Belanda serta sosial. Di pemerintahan, Rutte sempat menjabat sebagai Pemimpin Partai Kebebasan dan Demokrasi Rakyat di Dewan Perwakilan selama periode Juni 2006 sampai Oktober 2010.
Selanjutnya, ia juga pernah menjadi Sekretaris Negara untuk ranah sosial dan tenaga kerja. Rutte juga pernah menjadi Anggota Dewan Perwakilan selama 4 tahun, yakni dari tahun 2006 sampai 2010.
Baca: Belanda Sampaikan Maaf, HNW: Pelanggaran HAM Masa Kolonial Juga Perlu Dituntaskan
Rutte pernah menjadi guru di sekolah Johan de Witt, di Den Haag dan mengajar pelajaran bahasa Belanda serta sosial. Di pemerintahan, Rutte sempat menjabat sebagai Pemimpin Partai Kebebasan dan Demokrasi Rakyat di Dewan Perwakilan selama periode Juni 2006 sampai Oktober 2010.
Selanjutnya, ia juga pernah menjadi Sekretaris Negara untuk ranah sosial dan tenaga kerja. Rutte juga pernah menjadi Anggota Dewan Perwakilan selama 4 tahun, yakni dari tahun 2006 sampai 2010.
(esn)
Lihat Juga :