Rusia Desak AS Kembalikan Aset yang Dibekukan pada Rakyat Afghanistan
Kamis, 22 Desember 2022 - 23:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca: Taliban Hukum Cambuk 12 Orang di Depan Ratusan Warga Afghanistan
“Sambil berbicara lantang tentang pentingnya bantuan bagi rakyat Afghanistan, termasuk perempuan dan anak perempuan, mereka dengan tegas menolak opsi sekecil apa pun untuk membantu pembangunan negara, dalam pemulihan sekolah dan rumah sakit, dalam pembangunan jalan yang menghubungkan provinsi atau kota dengan distrik pertanian," urai Nebenzya.
“AS dan mitranya terus gagal memahami, tampaknya, metode mereka untuk memengaruhi rezim yang tidak diinginkan melalui sanksi sepihak, tekanan politik dan ekonomi, serta ultimatum tanpa akhir telah lama kehilangan pengaruhnya,” lanjut diplomat itu.
"Mereka hanya mengarah pada keyakinan yang tumbuh bahwa negara-negara harus mencari jalur pembangunan mandiri mereka sendiri dan tidak menunggu bantuan keuangan Barat. Kami melihat bahwa Kabul juga memahami kurangnya alternatif untuk jalan seperti itu bagi Afghanistan," pungkasnya.
“Sambil berbicara lantang tentang pentingnya bantuan bagi rakyat Afghanistan, termasuk perempuan dan anak perempuan, mereka dengan tegas menolak opsi sekecil apa pun untuk membantu pembangunan negara, dalam pemulihan sekolah dan rumah sakit, dalam pembangunan jalan yang menghubungkan provinsi atau kota dengan distrik pertanian," urai Nebenzya.
“AS dan mitranya terus gagal memahami, tampaknya, metode mereka untuk memengaruhi rezim yang tidak diinginkan melalui sanksi sepihak, tekanan politik dan ekonomi, serta ultimatum tanpa akhir telah lama kehilangan pengaruhnya,” lanjut diplomat itu.
"Mereka hanya mengarah pada keyakinan yang tumbuh bahwa negara-negara harus mencari jalur pembangunan mandiri mereka sendiri dan tidak menunggu bantuan keuangan Barat. Kami melihat bahwa Kabul juga memahami kurangnya alternatif untuk jalan seperti itu bagi Afghanistan," pungkasnya.
(esn)
Lihat Juga :