Aksi Vandalisme Hancurkan Lukisan Gua Berusia 30 Ribu Tahun
Kamis, 22 Desember 2022 - 05:31 WIB
loading...
A
A
A
Tetua Aborigin Mirning, Bunna Lawrie, mengatakan kepada BBC bahwa dia pertama kali mendengar tentang vandalisme yang menghancurkan seni kuno itu dari media. Ia menyatak itu adalah contoh lain dari "penghormatan terus-menerus" yang dialami rakyatnya.
"Itu pelecehan terhadap negara kita dan pelecehan terhadap sejarah kami," katanya.
"Apa yang hilang sudah hilang dan kami tidak akan pernah mendapatkannya kembali," imbuhnya.
Gua Koonalda telah terdaftar sebagai situs Warisan Nasional sejak 2014.
Maher mengatakan bahwa mereka yang ditemukan bertanggung jawab atas vandalisme dapat menghadapi tuntutan, sesuatu yang menurut Lawrie akan diterimanya.
Baca: Dalang Bom Bali Umar Patek Dibebaskan, Publik Australia Marah
Tapi Maher dan pemerintah federal telah dikritik baik oleh para tetua dan ahli gua yang mengatakan mereka telah mengangkat masalah buruknya keamanan di sekitar lokasi beberapa bulan lalu.
"Itu pelecehan terhadap negara kita dan pelecehan terhadap sejarah kami," katanya.
"Apa yang hilang sudah hilang dan kami tidak akan pernah mendapatkannya kembali," imbuhnya.
Gua Koonalda telah terdaftar sebagai situs Warisan Nasional sejak 2014.
Maher mengatakan bahwa mereka yang ditemukan bertanggung jawab atas vandalisme dapat menghadapi tuntutan, sesuatu yang menurut Lawrie akan diterimanya.
Baca: Dalang Bom Bali Umar Patek Dibebaskan, Publik Australia Marah
Tapi Maher dan pemerintah federal telah dikritik baik oleh para tetua dan ahli gua yang mengatakan mereka telah mengangkat masalah buruknya keamanan di sekitar lokasi beberapa bulan lalu.
Lihat Juga :