Sejarah Hagia Sophia, antara Katedral Kristen Ortodoks dan Masjid

Sabtu, 11 Juli 2020 - 10:01 WIB
loading...
A A A
Ketika dikuasai Kekaisaran Ottoman, beberapa fitur khas seperti lonceng, altar, ikonostasis, dan peninggalan lainnya dihilangkan. Mosaik-mosaik yang menggambarkan Yesus, Ibunya; Perawan Suci Maria, orang-orang kudus Kristen, serta para malaikat juga dihilangkan atau diplester.

Sebaliknya, fitur-fitur Islami seperti mihrab (ceruk di dinding yang menunjukkan arah kiblat salat; Kakbah di Makkah), mimbar, dan empat menara ditambahkan. Ada juga kaligrafis bertuliskan Allah, Nabi Muhammad dan para khalifah Muslim yang ditampilkan di bangunan tersebut.
Sejarah Hagia Sophia, antara Katedral Kristen Ortodoks dan Masjid

Foto/REUTERS

Dari konversi awal hingga pembangunan Masjid Sultan Ahmed di dekatnya, alias Masjid Biru Istanbul, pada 1616, Hagia Sophia adalah masjid utama Istanbul. Arsitektur Bizantium Hagia Sophia berfungsi sebagai inspirasi bagi banyak masjid Ottoman lainnya, termasuk Masjid Biru, Masjid Şehzade, Masjid Süleymaniye, Masjid Rüstem Pasha dan Kompleks Kılıç Ali Pasha.

Hagia Sophia tetap berstatus masjid sampai 1931, yakni ketika ditutup untuk umum selama empat tahun. Bangunan dibuka kembali pada tahun 1935 dengan statusnya sebagai museum oleh Republik Turki yang dipimpin Mustafa Kemal Ataturk. Konversi masjid sebagai museum itu merupakan bagian dari reformasi sekuler Ataturk.

Pada 2014, bangunan museum itu menjadi situs yang paling banyak dikunjungi kedua di Turki, menarik hampir 3,3 juta pengunjung setiap tahunnya. Menurut data yang dirilis oleh Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata Turki, Hagia Sophia adalah objek wisata yang paling banyak dikunjungi di Turki pada 2015 dan 2019. (Baca juga: Erdogan: Jadi Masjid, Salat Pertama di Hagia Sophia 24 Juli )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Pria Ini Ditusuk 15...
Pria Ini Ditusuk 15 Kali di Mal AS Hanya karena Beragama Islam
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Perang di Iran Telah...
Perang di Iran Telah Telan Biaya Rp671 Triliun, Menhan AS Minta Dana Tambahan
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Gunung Lewotobi Laki-laki...
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Ketinggian Abu Mencapai 1.600 Meter
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Berita Terkini
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Infografis
Daftar 10 Pemain Tersubur...
Daftar 10 Pemain Tersubur dalam Sejarah Piala Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved