AS Terbangkan Pembom dan Jet Siluman Usai Adik Kim Jong-un Tebar Ancaman

Selasa, 20 Desember 2022 - 18:45 WIB
loading...
A A A
Yo-jong mempertanyakan bagaimana Korut dapat menerima data dari hulu ledak sampai mereka mendarat di area yang ditargetkan di lautan pada peluncuran sebelumnya jika negara tersebut benar-benar tidak memiliki teknologi masuk kembali.

“Saya pikir lebih baik bagi mereka untuk berhenti berbicara omong kosong, bersikap hati-hati dan berpikir dua kali,” katanya.

Semua tes ICBM Korut telah dilakukan pada sudut yang curam untuk menghindari negara tetangga. Beberapa ahli mengatakan tanpa lintasan peluncuran ICBM standar, keandalan senjata Korut tidak dapat dijamin.

Menyinggung keraguan itu, Kim Yo-jong menyarankan Korut mungkin menembakkan ICBM pada lintasan normal, peluncuran yang dapat dianggap sebagai provokasi yang jauh lebih besar ke AS karena senjata itu akan terbang menuju Samudra Pasifik.

“Saya bisa menjernihkan keraguan mereka tentang hal itu. Mereka akan segera mengenalinya jika kami meluncurkan ICBM dengan cara menembak langsung dari sudut yang sebenarnya,” pungkasnya.

Baca: Adik Kim Jong-un: Semua Orang Segera Lihat Kemampuan Rudal Korea Utara
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
14 Poin Perdamaian Iran...
14 Poin Perdamaian Iran dan AS, Ada Dana Rekonstruksi Senilai Rp5.316 Triliun yang Dibayar Negara-negara Arab
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Pesawat Terjun Payung...
Pesawat Terjun Payung Jatuh di AS, 12 Orang Tewas
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Kapten Iran: Perang...
Kapten Iran: Perang Merampas Euforia Piala Dunia 2026
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Program Rudal Iran Tak...
Program Rudal Iran Tak Dibahas dalam MoU Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Harga Tiket Whoosh Pakai...
Harga Tiket Whoosh Pakai Skema Dinamis Sambut Libur Sekolah Plus Long Weekend, Termurah Rp250 Ribu
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Berita Terkini
Presiden Iran Klaim...
Presiden Iran Klaim Teheran Keluar sebagai Pemenang, Ini Alasan Utamanya
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Bagaimana Perdamaian...
Bagaimana Perdamaian Iran dan AS Membentuk Arsitektur Timur Tengah yang Baru?
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Dunia Sambut Positif...
Dunia Sambut Positif Perdamaian AS dan Iran, Hanya Israel yang Marah
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved