Mantan Calon Presiden AS Soroti Skandal Twitter: FBI Harus Dihapus
Selasa, 20 Desember 2022 - 08:00 WIB
loading...
Mantan calon presiden dari Partai Republik Amerika Serikat (AS) Ron Paul. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Mantan calon presiden dari Partai Republik Amerika Serikat (AS) Ron Paul menyatakan Biro Investigasi Federal (FBI) menggunakan saluran belakang berpemilik di Twitter untuk melanggar hak Amandemen Pertama orang Amerika dan harus "dihapus."
Twitter sebelumnya menghindari tuduhan melanggar hak orang Amerika untuk kebebasan berbicara dengan menyatakan itu adalah perusahaan swasta.
Paul menunjukkan rilis komunikasi internal antara karyawan Twitter dan pejabat pemerintah di FBI serta lembaga lain mengkonfirmasi platform itu bertindak sebagai pengganti negara.
“Sekarang kita memiliki bukti bahwa FBI (bersama dengan badan intelijen dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS) telah bertindak melalui perusahaan media sosial 'swasta' untuk memanipulasi apa yang boleh dikatakan orang Amerika ketika mereka berkomunikasi satu sama lain,” ujar mantan anggota Kongres asal Texas di kolom mingguannya untuk situs webnya, Ron Paul Institute for Peace and Prosperity.
Baca juga: 11 Kapal Perang China, Termasuk Kapal Induk, Masuk Laut Filipina untuk Latihan
“Kita tidak membutuhkan FBI dan CIA serta agen federal lainnya yang memandang kita sebagai musuh dan menyerang Konstitusi kita. Akhiri Fed… dan akhiri Biro Investigasi Federal!” tegas Paul menyimpulkan, merujuk pada seruannya yang sudah berlangsung lama untuk melikuidasi bank sentral swasta AS.
Twitter sebelumnya menghindari tuduhan melanggar hak orang Amerika untuk kebebasan berbicara dengan menyatakan itu adalah perusahaan swasta.
Paul menunjukkan rilis komunikasi internal antara karyawan Twitter dan pejabat pemerintah di FBI serta lembaga lain mengkonfirmasi platform itu bertindak sebagai pengganti negara.
“Sekarang kita memiliki bukti bahwa FBI (bersama dengan badan intelijen dan Departemen Keamanan Dalam Negeri AS) telah bertindak melalui perusahaan media sosial 'swasta' untuk memanipulasi apa yang boleh dikatakan orang Amerika ketika mereka berkomunikasi satu sama lain,” ujar mantan anggota Kongres asal Texas di kolom mingguannya untuk situs webnya, Ron Paul Institute for Peace and Prosperity.
Baca juga: 11 Kapal Perang China, Termasuk Kapal Induk, Masuk Laut Filipina untuk Latihan
“Kita tidak membutuhkan FBI dan CIA serta agen federal lainnya yang memandang kita sebagai musuh dan menyerang Konstitusi kita. Akhiri Fed… dan akhiri Biro Investigasi Federal!” tegas Paul menyimpulkan, merujuk pada seruannya yang sudah berlangsung lama untuk melikuidasi bank sentral swasta AS.
Lihat Juga :