Tara Reade Tuding Biden Lakukan Pelecehan Seksual, Kongres AS Turun Tangan

Senin, 19 Desember 2022 - 18:39 WIB
loading...
Tara Reade Tuding Biden...
Tara Reade (kiri) sekarang dan saat masih muda (kanan). Foto/monterey county weekly
A A A
WASHINGTON - Pada 7 Desember 2022, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden menandatangani Undang-undang (UU) Speak Out Act.

Menurut akun Twitter-nya, itu adalah "RUU yang akan memungkinkan para penyintas untuk berbicara tentang pelecehan dan pelecehan seksual di tempat kerja dan meningkatkan akses ke keadilan."

Yang juga menjadi tren di Twitter hari itu adalah seorang wanita bernama Tara Reade, yang melontarkan tuduhan pelecehan seksual yang kredibel terhadap Biden selama musim primary (pemilihan pendahuluan) Partai Demokrat 2020.

Reade menjadi berita lagi setelah Partai Republik berjanji menjaga pertanggungjawaban presiden setelah memenangkan kendali Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) dalam pemilihan paruh waktu terakhir di bulan November.

Baca juga: Salju Tebal Kacaukan Moskow, Lalu Lintas dan Penerbangan Lumpuh

Menurut laporan RT.com, bagian dari pertanggungjawaban itu, bagi Partai Republik, juga berarti menyelidiki tuduhan Reade terhadap Biden.

Anggota Kongres Lauren Boebert secara terbuka mengatakan dia mendukung penyelidikan klaim ini.

Reade telah melakukan wawancara di media konservatif akhir-akhir ini. Anggota DPR AS Matt Gaetz bahkan menghubungi Reade secara pribadi untuk memuji keberaniannya, menurut Reade sendiri.

Baca juga: Zelensky: Penaklukan Kembali Crimea telah Dimulai

Dapat disimpulkan bahwa Gaetz juga akan bergabung dalam upaya penyelidikan terhadap Joe Biden atas tuduhan tersebut.

Tuduhan tersebut berasal dari tahun 1993 ketika Reade bekerja untuk Senator Joe Biden saat itu sebagai staf. Menurut akunnya, Biden melakukan pelecehan seksual terhadapnya di Capitol tahun itu dan Reade kemudian mengajukan pengaduan resmi terhadapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Kejati Banten Usut Dugaan...
Kejati Banten Usut Dugaan Korupsi 3 Yayasan, Warek II UIN Jakarta Beberkan Bukti Penting
PLN Rombak Jajaran Direksi,...
PLN Rombak Jajaran Direksi, Darmawan Masih Dirut dan Tambah Posisi Wadirut
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved