Tara Reade Tuding Biden Lakukan Pelecehan Seksual, Kongres AS Turun Tangan

Senin, 19 Desember 2022 - 18:39 WIB
loading...
A A A
Dia berpikir bahwa cara dia diperlakukan, "didox dan diintimidasi di media dan media sosial", telah membuat orang lain khawatir untuk dipublikasikan, tetapi penyelidikan yang tepat akan "membuat mereka merasa lebih aman."

Dia percaya kesaksiannya dalam penyelidikan Kongres akan “membuka gerbang untuk memungkinkan orang lain melangkah maju.”

Dia juga mengomentari betapa brutalnya fitnah dirinya, termasuk "pelacur yang mempermalukan, mempermalukan kelas, ancaman dan pelecehan."

Reade mengklaim Biden "telah mempersenjatai komunitas intelijen untuk menyalahgunakan kekuasaannya untuk komplotan kecil elit dan saya juga menjadi target."

Tetapi, pada saat yang sama, dia percaya bahwa biaya tinggi dari upaya membungkam pembicaraannya tentang betapa khawatirnya Biden, sementara Reade masih berdiri.

“Saya berharap menyinari kebenaran di mana ada bisikan dan kegelapan. Saya berharap Joe Biden akan dimintai pertanggungjawaban atas pelecehan seksual terhadap saya dan kejahatan penyalahgunaan kekuasaan lainnya untuk membungkam saya. Joe Biden harus mengundurkan diri karena menurut saya dia tidak cocok untuk menjabat. Tidak ada yang kebal hukum,” tegas dia.

Kongres baru akan diresmikan pada 3 Januari, yang akan membuat Partai Republik mengambil sedikit mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat.

Ini akan memungkinkan mereka membuka penyelidikan atas dugaan pelanggaran Biden, termasuk tuduhan yang diajukan oleh Reade.

Seperti yang dinyatakan sebelumnya, anggota parlemen dari Partai Republik telah menyatakan kesediaannya mengenakan jubahnya dan membuka penyelidikan formal atas insiden tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
GKSI Berdayakan Peternak...
GKSI Berdayakan Peternak dan Koperasi Susu untuk Perkuat Program MBG
Pria Mudah Lelah dan...
Pria Mudah Lelah dan Mengantuk Meski Cukup Tidur? Bisa Jadi Tanda Testosteron Rendah
Belanda Pesta Gol, Swedia...
Belanda Pesta Gol, Swedia Dibantai 5-1 di Houston
Berita Terkini
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Krisis Politik Inggris...
Krisis Politik Inggris Makin Parah, PM Keir Starmer Bersiap Mengundurkan Diri
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Militer AS Waspada
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved